Slight Wound

Slight Wound

  • WpView
    Membaca 29
  • WpVote
    Vote 17
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Okt 2, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
"ga semua yg di hidup gue Lo harus tau, gue ga butuh perhatian dari siapa pun apalagi belas kasihan, itu cuma buat gue kelihatan lemah, cukup gue yg tau dan cukup gue yang ngerasain gimana setiap harinya gue bertahan buat diri gue sendiri" tentang seorang gadis yang menyukai langit serta isi semesta, suka bercerita dan merangkai kata, selalu sepi tapi takut sendiri, seorang gadis yang berusaha kuat dari apapun yang dilewati. Laurenia Crystal, gadis cantik yang terasingkan dari rumah tempat nya pulang, gadis cantik yang selalu menatap hujan dengan sendu, gadis cantik yang kembali menemukan bahagianya pada sosok Areza, alasan yang mampu membuatnya bertahan sampai detik ini, dari segala takut, luka dan kecewa.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#688
perjalanan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • ELANG [End]
  • RAIN
  • DIMENSI WAKTU
  • Good Bye Kinara (END)
  • Our Euria
  • Andira [End]
  • ELLGAR (TAMAT)
  • KEYVANO MARENDRA
  • Tentang Aku Dan Kamu Feat. [ Lee Haechan ]

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan