Narasi Kepala dan Hati

Narasi Kepala dan Hati

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 11, 2024
Ini adalah isi kepalaku yang bersisik. Ngg mau diam. Bukan aku ngg mempunyai teman cerita, banyak malah. Hanya saja, apa yang aku ceritakan ke mereka, yang mereka tangkap yang sesuai dengan sudut pandangku. Mereka tak menangkap sudut pandangku lebih tepatnya. Mereka malah mempunyai sudut pandang lain atau bahkan malah malah mentah. Alias tak paham alur namun mencecar alur. Mari bertemu dengan sudut pandangku. Mengobral dan mengobrol isi pikiran dan hati yang aku curahkan untuk melegakan si bersisik. Namanya juga pikiran. Dipikir-pikir malah kepikiran. Go~
All Rights Reserved
#14
obrolan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Deberìa Redirme? (End)
  • Zio or Sky? [END]
  • Pe(luka)n ✔ [NEW]
  • Rasa Tanpa Kata
  • Give Me A Hug (End)
  • Memories in Moon
  • Gata (END)
  • My Second Brother's New Obsession
  • Destiny ✓
  • M E M O R Y  (On Going)

"Apakah Harsa gak boleh punya rumah?" "Kenapa Harsa harus selalu sendirian?" "Nama Harsa, gak cocok buat aku yang cuma bawa bala" "Kenapa, kenapa cuma Harsa yang gak bisa negrasain bahagia. Kenapa ayah selalu mukul Harsa, kenapa Mama tega ninggalin Harsa sendiri. Sedangkan Kak Dirga dan Kak Darsa sama aja! Sama-sama gak pernah nganggap Harsa sebagai saudara. Lalu, adakah alasan untukku bertahan?" Harsa, seorang pemuda bernamakan kebahagiaan yang bahkan belum pernah dia rasakan sekalipun. Deberìa redirme? Haruskah aku menyerah? Ketika rumah bagaikan sebuah neraka. Tempat pulang sesungguhnya dihancurkan begitu saja. Aku harus kemana? Cerita tentang seorang pemuda dengan beribu derita, beribu asa akan harsanya. Start writing: 27 Oktober 2024 End: 12 Mei 2025 Gak nyangka bisa selesai please... hehehe Ini udah tamat ya guyss TAMAT Jangan nungguin lagi, mending nungguin karya baru aku aja. Tahun depan tapi heheheh

More details
WpActionLinkContent Guidelines