THE BARAT

THE BARAT

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 25, 2023
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Seorang gadis muda Isabella Wonderland terjebak di dalam hutan, yang dimana ternyata hutan itu adalah sebuah hutan sihir. Rasa takut menyelimutinya, tak tahu jalan manakah yang harus ia lalui untuk Sampai kerumahnya kembali. Tetapi tak disangka-sangka seorang lelaki asing tiba-tiba Muncul dihadapannya, datang sebagai seorang penolong, dan ternyata lelaki asing tersebut mirip sekali dengan tokoh utama dari buku dongeng masa kecilnya yaitu seorang pengantar surat dari hutan sihir. Bagaimanakah kisah perjalanan Isabella untuk sampai kerumahnya kembali dengan ditemani oleh lelaki asing tersebut ? Hal-hal apa saja yang akan mereka alami dan lewati ? Yaa tentu saja kuncinya adalah kalian harus membacanya😼
All Rights Reserved
#115
desa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESA PUNYA CERITA
  • The Miracle Of Crystals
  • Tolong, Aku Masih di Sini
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Lingkaran Merah
  • [BL]- RED HOODED MEN & WOLF (END)
  • THE FAIRY
  • Magia Academy [END]
  • Fallen to You  ✔️

Azis Mahendra selalu hidup mewah di kota, terpaksa ikut keluarganya mudik ke desa. Ia kesal-baginya, desa terasa asing, tak nyaman, dan jauh dari standar hidupnya. Namun semua berubah ketika ia bertemu Ratih Prameswari, gadis desa 15 tahun yang hangat dan ramah. Mereka pertama kali bertemu di pasar. Azis merasa risih dengan bau amis dan suasananya yang ramai, sementara Ratih justru tertawa melihat kepanikan Azis. Percakapan singkat mereka dalam bahasa Jawa halus jadi pembuka hubungan mereka. Hari-hari berikutnya membawa mereka ke kebersamaan yang tidak direncanakan. Mereka naik sepeda menyusuri jalanan desa, melewati sawah, tertawa saat tercebur parit karena ceroboh. Azis mulai menikmati suasana desa yang dulu ia remehkan. Dua minggu yang awalnya membosankan berubah jadi hari-hari penuh warna. Namun waktu terus berjalan. Azis harus kembali ke kota. Di ujung desa, mereka saling menatap dalam diam. Tak ada kata perpisahan, apalagi janji. Hanya perasaan yang tumbuh tanpa pernah terucap. Ini bukan kisah cinta yang selesai bahagia. Tapi tentang perbedaan, tentang waktu yang terlalu singkat, dan tentang cinta yang hadir tanpa pernah benar-benar bisa dimiliki. Apakah perasaan itu akan bertahan? Ataukah akan jadi kenangan yang perlahan memudar bersama waktu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines