Semua orang pasti ingin menikah dengan orang yang dicintainya dengan seorang yang di kaguminya
Tapi berbeda dengan seorang 'shaniya naqiyatul aliyani muham', dia suka dengan sistem perjodohan bahkan saat dia ada kesempatan untuk memilih dia menolaknya, katanya dia ingin saja di jodohkan
Lahir di kalangan pesantren tidak bembuat dia seperti tuan putri yang mendapatkan semuanya, sebaliknya dia di didik keras oleh abinya
'kamu karus menjadi wanita kuat sha fisik maupum psihis ilmu mu harus tinggi' kata-kata itu yang dikatakan abinya untuk memotifasi seorang shaniya
Seorang gadis cantik yang sifatnya pecicilan dan keras kepala. Ia ingin berjodoh dengan lelaki cerdas penghapal Al-Qur'an dan hadits. Namun, lelaki yang berusia jauh diatasnya sama sekali tidak pernah meliriknya. Hal itu yang membuat gadis itu belajar giat dipondok pesantren. Akankah ia berjodoh dengan orang yang selalu ia sebut-sebut dalam do'anya?