Bunga Yang Kering

Bunga Yang Kering

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Mon, Aug 8, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Hidup dalam keluarga yang sederhana telah Bunga lalui semenjak ia hadir kedunia ini. Bunga merupakan sosok yang sederhana, murah hati serta penuh kasih dan penyayang namun memiliki prinsip dalam hidup . Cobaan dalam hidup terus saja menghampiri dan mengujinya mulai dari Ayahnya meninggal ketika masih anak-anak, himpitan ekonomi keluarga, hingga kuliah sambil bekerja telah ia jalani. Suatu hari ketika ia kuliah Bunga menemukan cintanya yang membuat ia percaya bahwa masih ada cinta setelah Ayahnya tiada. Rian nama laki-laki tersebut merupakan seorang lelaki yang baik, rajin ibadah dan lembut tutur katanya sehingga membuat Bunga yakin akan Rian bahwa ialah yang terakhir dalam hidupnya. Dengan seiringan waktu yang berjalan mampukah Bunga menemukan kebahagiaannya dan bagaimana akhir hubungannya dengan Rian?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lara di hati Rain (𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓)
  • Terpaksa Menikah
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Tak punya Ayah, Tapi Aku punya Ibu yang hebat
  • Tak Sejalan
  • BACK TO THE PAST | Kookv
  • Secret Brothers [SEVENTEEN]

Rain selalu memandang Ayahnya sebagai cinta pertamanya, pahlawan yang tak tergantikan dalam hidupnya. Dalam keluarga yang tampak harmonis, cinta antara Ayah, Bunda, dan Adik laki-lakinya, Sky, selalu cukup untuk membuat Rain merasa aman dan bahagia. Namun, apa yang terjadi ketika cinta yang ia banggakan itu mulai retak? Ketika sosok Ayah, yang selama ini menjadi simbol cinta sejati, ternyata menyimpan rahasia yang tak pernah ia bayangkan. Di tengah luka yang perlahan tumbuh, Rain dihadapkan pada sebuah ujian yang menguji keteguhan hatinya. Ujian yang membuatnya menata ulang makna tentang keluarga, harapan, dan cinta. Perjalanan emosional itu membawanya pada kesadaran bahwa cinta tidak hanya tentang kebahagiaan, tetapi juga tentang kehilangan, penerimaan, dan keberanian untuk melepaskan. Akankah lara di hatinya menemukan ruang untuk dimaafkan... Atau justru menjadi luka yang abadi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines