Story cover for mama muda by ValeriaAnastasya00
mama muda
  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jul 29, 2022
"Mama, Enda mau itu." Ucap anak kecil yang bernama Rendra menunjuk gerobak jualan somay.

"Rendra mau somay?", Tanya Amara kepada anaknya, Rendra pun mengangguk.

"Bang, somay nya 1 ya jangan pedes", ucap Amara, si tukang somay itu pun mengangguk.

"Adiknya lucu banget dek", ucap salah itu paruh baya. Mencubit pipi gembul Rendra.

"Mama, pipi Enda atit." Rengek anak kecil itu kepada Amara. " Udah sayang Jangan nangis ya ", ucap Amara lembut.

"Hah anak! Aduh dek masuk kecil kok udh punya anak, Apalagi kamu ini masih SMA kan?" Timpal salah satu teman ibu paru baya itu.

"Aduh dasar anak jaman sekarang masih kecil udah punya anak", ucap sang ibu yang mencubit pipi Rendra tadi.

Amara dewinara 17 tahun gadis cantik, manis, mempunyai kulit putih serta bulu mata lentik. Ia masih SMA tapi di usianya yang masih mudah, ia harus menjadi seorang ibu untuk anaknya yang bernama Rendra.

Rendra Kresna graha anak laki-laki berusia 4 tahun memiliki, pipi gembul, kulit putih. Bila ia tertawa akan membuat semua orang gemas.
All Rights Reserved
Sign up to add mama muda to your library and receive updates
or
#165mamamuda
Content Guidelines
You may also like
Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤 by imajinachan
18 parts Ongoing
"Bagaimana bisa aku mimpi bertemu Mama kalau aku tidak tahu Mama itu seperti apa Pa?" "Karena itu Papa akan beritahu rahasianya. Kamu mau?" Tawaran Jaemin dengan cepat disambut anggukan ribut putranya. "-apa yang kamu pikirkan tentang Mama?" "Cantik." Jaemin kembali tersenyum ketika mengusap kening sang putra. "Sangat cantik. Mama mu benar-benar cantik.." Jawab Jaemin, kali ini balas Yuta yang tersenyum lebar. "-lalu siapa yang kamu bayangkan saat kamu memikirkan kata cantik?" Jaemin kembali bertanya, membuat Yuta menunjukkan tampang berpikir -seperti sedang mengingat-ingat sesuatu. "Auntie Renjun cantik sih.. Tapi aku tidak yakin jika Mama cerewet seperti Auntie." Jaemin menahan kekehannya, '𝘔𝘢𝘮𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘤𝘦𝘳𝘦𝘸𝘦𝘵 𝘭𝘢𝘨𝘪, 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨..' "-eumb.. Sekretaris Papa, Bibi di kedai ice cream, Ibu guru. Kecuali Auntie Renjun aku tidak suka mereka." Balas Yuta langsung merengut, kembali ia mendongak untuk menatap tajam sang Papa yang terkekeh pelan ketika melihat ekspresi putra kecilnya. "-Bibi Haechan! Bibi Haechan sangaaaat cantik kan Pa?" Yuta menatap Jaemin dengan tatapan berbinar. Membuat Jaemin menggigit bibir dalam, ia menahan air matanya yang mulai berkaca. Kembali pula direngkuh tubuh kecil jagoannya, ia bawa untuk lebih dekat lagi dengan tubuhnya. "Cantik. Cantik sekali." Begitu mendapat persetujuan dari si Papa, Yuta bersorak kecil. "Yippie!" "Maka pikirkan Bibi Haechan." "Ha, siapa Papa?" "Dan kamu akan bertemu dengan Mamamu di dalam mimpi." "Begitu?" Jaemin mengangguk dengan senyuman lembut. "Tidurlah sayang.."
17th I'M COMING by LiaLina6
8 parts Complete
Bagi kaum hawa khusunya anak yang usia nya beranjak remaja,sudah tidak sabar lagi ingin merasakan moment - moment kehidupan di umur 17 tahun. Menurutnya disaat itu banyak hal yang menyenangkan,seru dan dibaluti dengan masalah romansa (percintaan). Menceritakan tentang seorang anak perempuan ber usia 16 tahun yang baru saja lulus dari sekolah menengah pertama (SMP) nya, dengan parasnya yang berkulit hitam , rambut keriting pendek, dan memakai kacamata bulat layaknya orang culun. Seiring dengan berjalannya waktu banyak pengalaman - pengalaman yang tak terduga,dengan diselingi masalah percintaan anak muda. Sejujurnya Gladista Putri Salsabila yang akrab dipanggil puput ,dia sedikit tidak percaya diri ketika ingin memasuki dunia sekolah yang baru yaitu di sekolah menengah atas (SMA) nya. Dengan parasnya seperti orang culun,dia bahkan berfikir nantinya akan dibully sama seperti waktu di SMP nya dahulu. Namun,disisi lain puput sudah tidak sabar lagi untuk merasakan moment - moment kehidupan di umur 17 tahun nya nanti yang banyak penuh misteri dan keajaiban. Dihari pertama masuk sekolah saat dalam perjalanan menuju ke gerbang utama,tiba-tiba puput ditabrak oleh seorang cowo yang berseragam sama dengannya. Penampilan cowo itu berparas tampan,memiliki kulit putih,hidung mancung,alis tebal dan tatapan mata nya sangat tajam seperti layaknya mata elang. Dengan kehadiran sosok Genandra Aditya Putra yang akrab dipanggil adit, dia membawa perubahan yang besar dalam hidup sipuput. Bagaimanakah perjalan puput dalam menempuh moment suka - duka diusiamya nanti ketika berumur 17 tahun ? Apakah yang terjadi dengan mereka ber-2 antara puput dan adit kedepanya? Temukan jawaban nya di novel 17 tahun i'm coming.
Two families, two loves by Huma_Aira047
11 parts Ongoing
Alessia Violetta Javiera Lyriquin atau lebih di kenal sebagai viera. Viera adalah anak bungsu dari Gerald dan izara, Maura memiliki 2 saudara laki-laki yg masih duduk di bangku SMA. Tapi sejak umur 7 tahun Viera tinggal bersama neneknya di Australia, karena waktu itu sang ayah sedang dalam masalah yg sangat serius. Setelah lulus SMP veira menyampaikan keputusan untuk kembali tinggal bersama orang tuanya dan melanjutkan pendidikan di sana. Sang nenek tidak bisa menolak permintaan Viera karena gadis itu sudah lama ingin pulang. Akhirnya dengan berat hati sang nenek meminta suaminya untuk memesankan tiket pesawat untuk Viera ke Indonesia. Nenek dan kakeknya tidak bisa ikut karena Sang nenek sedang sibuk dengan butiknya yg akhir-akhir ini sangat ramai pelanggan. "Viera, maaf ya nenek tidak bisa mengantar kamu ke rumah ayah dan ibu. Kamu tau sendiri kan akhir-akhir ini butik nenek padat pelanggan." Ujar sang nenek memberikan penjelasan. "Gapapa nek, lagian Viera udah gede udah bisa jaga diri sendiri." Jawab Viera. Viera tersenyum dan memeluk neneknya. "Aku akan selalu ingat kakek dan nenek, dan aku akan sering menelepon untuk memberi kabar." Ujar Viera. Nenek tersenyum dan membalas pelukan Viera. "Nenek juga akan selalu ingat kamu, Viera. Nenek harap kamu bisa bahagia di Indonesia karena bisa berkumpul lagi sama orang tua dan saudara kamu. Kamu harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan di sana." Ucap sang nenek. "Iya, nek." Jawab Viera.
Asmara Nirmala (End ✓) by caacomel
37 parts Complete
Bagaimana jadinya ketika udah lost contact dengan teman masa kecil lo selama 14 tahun, sekalinya ketemu lagi kalian langsung jadi tunangan? Itulah hal yang dialami oleh Giselleya Nirmala. Gadis cantik, yang memiliki kulit putih bersih dan rambut hitam kecoklatan bergelombang, dengan tinggi 160cm ini memiliki rasa kecewa pada mantannya yang membuatnya sulit menerima orang baru. Namun bukannya orang baru, orang lama lah yang berhasil mendobrak hatinya. Bukan mantannya, melainkan teman masa kecilnya. Alendra Prajasmara. Pria blasteran Indonesia-Jerman, memiliki tubuh atletis, struktur wajah yang sempurna bak Dewa Yunani, serta tinggi 183cm. ____ Giselle tersenyum miring. "14 tahun? 14 tahun lo di Jerman tanpa gue, dan gue lihat lo fine-fine aja." "Dan selama 14 tahun juga, aku gak pernah sekalipun dekat dengan gadis lain." "Lo pikir gue percaya sama omong kosong lo itu?" "Harus." Mata Giselle kembali berkaca-kaca. "Tapi selama 14 tahun ini... Gue dekat sama beberapa cowok." jujurnya. ____ "Kalian ini ngapain sih? Tindih-tindihan, Giselle pakai handuk doang, Alendra bajunya robek." tanya Georgio ayah Giselle, sembari memijat pelipisnya lelah. "Udah kayak syuting MV gagal." lanjutnya. "Ayah, Bunda, jangan nikahkan paksa aku sama Alendra, ya." ucap Giselle memelas. Mendengar ucapan putrinya, Linda mengulum bibirnya menahan tawa. "Enggak! Kalian harus nikah!" ucap bunda dengan mode serius. "Ayah..." Giselle menatap Georgio penuh harap. "Giselle... Sebenarnya ayah, bunda, mama, dan papa nya Alendra berniat menjodohkan kalian." ____ "Aduh! Badan gue sakit semua!" keluhnya. "Akh! Berasa di timpa beban hidup." tambahnya sembari berusaha meregangkan otot tubuhnya. "Baru di tindih aja, badannya udah sakit-sakit segitunya. Apalagi kalau--" "DIAM, ALENDRA MESUM PRAJASMARA!" Tawa Alendra kembali pecah menatap wajah Giselle yang sudah memerah seperti kepiting rebus akibat merasa malu. "Dalem, Giselleya Prajasmara." ____ What's next? Let's follow their story!
You may also like
Slide 1 of 9
Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤 cover
17th I'M COMING cover
Two families, two loves cover
[OUR] LITTLE ANGEL cover
PERJODOHAN PAKSA ( END ) cover
THE BAD BOY's AND BAD GIRL [LENGKAP!] cover
N E L A N G S A(END) cover
After Meet You cover
Asmara Nirmala (End ✓) cover

Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤

18 parts Ongoing

"Bagaimana bisa aku mimpi bertemu Mama kalau aku tidak tahu Mama itu seperti apa Pa?" "Karena itu Papa akan beritahu rahasianya. Kamu mau?" Tawaran Jaemin dengan cepat disambut anggukan ribut putranya. "-apa yang kamu pikirkan tentang Mama?" "Cantik." Jaemin kembali tersenyum ketika mengusap kening sang putra. "Sangat cantik. Mama mu benar-benar cantik.." Jawab Jaemin, kali ini balas Yuta yang tersenyum lebar. "-lalu siapa yang kamu bayangkan saat kamu memikirkan kata cantik?" Jaemin kembali bertanya, membuat Yuta menunjukkan tampang berpikir -seperti sedang mengingat-ingat sesuatu. "Auntie Renjun cantik sih.. Tapi aku tidak yakin jika Mama cerewet seperti Auntie." Jaemin menahan kekehannya, '𝘔𝘢𝘮𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘤𝘦𝘳𝘦𝘸𝘦𝘵 𝘭𝘢𝘨𝘪, 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨..' "-eumb.. Sekretaris Papa, Bibi di kedai ice cream, Ibu guru. Kecuali Auntie Renjun aku tidak suka mereka." Balas Yuta langsung merengut, kembali ia mendongak untuk menatap tajam sang Papa yang terkekeh pelan ketika melihat ekspresi putra kecilnya. "-Bibi Haechan! Bibi Haechan sangaaaat cantik kan Pa?" Yuta menatap Jaemin dengan tatapan berbinar. Membuat Jaemin menggigit bibir dalam, ia menahan air matanya yang mulai berkaca. Kembali pula direngkuh tubuh kecil jagoannya, ia bawa untuk lebih dekat lagi dengan tubuhnya. "Cantik. Cantik sekali." Begitu mendapat persetujuan dari si Papa, Yuta bersorak kecil. "Yippie!" "Maka pikirkan Bibi Haechan." "Ha, siapa Papa?" "Dan kamu akan bertemu dengan Mamamu di dalam mimpi." "Begitu?" Jaemin mengangguk dengan senyuman lembut. "Tidurlah sayang.."