Story cover for Menulis Kamu by rumahimajinasii
Menulis Kamu
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jul 29, 2022
Berisi tentang kamu dan mewakili perasaanku untukmu. Semoga "kamu" yang dimaksud menemukan tulisan ini. Bagikan tulisan ini agar si "kamu" paham isi hatimu 😉
All Rights Reserved
Sign up to add Menulis Kamu to your library and receive updates
or
#739senandika
Content Guidelines
You may also like
Cinta Berbalut Puisi by HarrySuharto
26 parts Complete Mature
Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".
You may also like
Slide 1 of 10
Nasihat dalam Puisi cover
harapan yang pupus cover
Cinta Berbalut Puisi cover
Kisah Nyata Dalam Mimpi cover
Almost. cover
INKONSISTENSI RASA (TERBIT) cover
Segala Tentangmu ❝ cover
Puisi 'tuk kau, Yang merindu cover
Enigma Sebuah Perasaan (End) cover
Bulan yang Didamba Matahari cover

Nasihat dalam Puisi

66 parts Complete

Jika kau merasa sendiri itu sulit. Maka, sekali lagi genggam tanganku. Aku akan berusaha menjadi peneman terbaikmu.