See Further

See Further

  • WpView
    LECTURAS 87
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, feb 18, 2015
Lihatlah lebih jauh. Eroi Della Speranza, laki-laki yang berprofesi sebagai dokter disebuah Rumah Sakit Jiwa ini mendapat pasien spesial. Seorang wanita yang selalu menunduk. "Dia kehilangan semangat hidupnya" kata Eroi. Wanita ini adalah seorang pelari Marathon yang terkenal. Ketika kakinya patah dia dipecat dari dunia keolahragaan. Eroi melihat wanita itu sering memperagakan saatnya untuk mulai lari marathon. Berjongkok sambil menunduk, kemudian berlari. Hampir beberapa Bulan lamanya. Wanita itu mulai berubah, bersosialisasi, dan menceritakan masa hidupnya dulu pada Eroi. "Aku kehilangan segalanya. Aku sangat mencintai Marathon, aku rindu jalurnya. Aku rindu sepatuku." Dengan semua harapan, cinta, dan semangat. Eroi membangkitkan mimpi sang wanita, Amore saggiamente. Namun apa yang terjadi jika mereka berpisah? Apakah harapan, cinta, dan semangat itu masih ada? Mereka akan terus melihat lebih jauh.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • " To Love ,To Lose "
  • Antara Aksara dan Kata
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • Dia Sekala
  • Di Antara Cedera dan Cinta: Perjalanan Arman
  • Air Mata Cinta
  • Meneroka Jiwa 2
  • Tak Pernah Punya Harapan

Prolog - The Memory Between Us [Kenangan Antara Kita] Mereka bilang, waktu akan menyembuhkannya. Tapi dua tahun telah berlalu, dan Ling masih menatap keluar dari jendela kaca penthouse-nya, jemari menggenggam cangkir kopi dingin yang tak pernah ia habiskan. CEO. Pewaris. Tunangan dari seorang hantu. Dunianya runtuh sekali... Lalu kembali hancur saat ia dipaksa menikah dengan seseorang yang bahkan bukan miliknya sejak awal. Janji itu bukan untuknya. Pakaian itu juga bukan miliknya. Tapi nama di akta pernikahan? Ling Ling Kwong. Dan mempelai di sisinya? Orm. Tunangan adiknya. Itu seharusnya sementara. Sebuah kontrak. Hanya satu tahun untuk menjaga nama baik keluarga-lalu pergi. Tapi tak ada yang memberitahunya bahwa cinta tak tunduk pada kontrak. Dan tak ada yang memperingatkannya betapa kejamnya kenangan. Karena saat Ling akhirnya membuka hatinya lagi... Orm melupakan segalanya. Melupakan tawa mereka. Pertengkaran mereka. Janji mereka. Melupakan dirinya. Dan kini, Ling tak yakin masih punya kekuatan untuk kehilangan Orm sekali lagi. DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido