Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Monokrom

Monokrom

  • WpView
    Membaca 51
  • WpVote
    Vote 11
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Sep 10, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Sepenggal kisah tentang rain yang berusaha mengembalikan warna. "SAYA TIDAK SUDI! BAWA LAGI ANAK HARAM INI TINGGAL BERSAMAMU! SAYA TIDAK MAU TINGGAL BERSAMA ORANG BUTA , MENYUSAHKAN" Dia rain seorang remaja yang bernasib malang. "Sebaiknya kamu menjauh aja! Aku udah ada firman. Firman itu sempurna buat aku" Tidak! Dia tahu bahwa adira berbohong. "Gw gak buta! Gw cuman gak bisa bedain warna" "jujur aku gak suka hujan , aku sukanya sama rain" Keinginan rain itu cuman dua , yang pertama dia selalu berharap agar bunda menerima dirinya dan yang kedua dia ingin melihat warna agar bisa melihat keindahan wajah dira yang terpadu dengan senja [bahasa dan adegan kasar dalam cerita ini tidak untuk ditiru!]
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
butawarna
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Raina Maramitha
  • She Pluviophile
  • Nial dan Nila
  • Ice Gril 🌧️ (TAMAT)
  • Bendahara Kelas [Completed]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • DENIAL
  • COMPLICATED

~Raina Maramitha~ Baginya hidup ini benar-benar rumit, perihal perasaan yang membelenggu membuatnya seolah berada pada kepalsuan hidup. Ia tertawa, tapi tak pernah benar-benar bahagia. Ia tersenyum, tapi tak pernah benar-benar merasa baik-baik saja. "Seperti apa sebenarnya definisi kebahagiaan itu?" Ada ruang dihatinya yang terasa hampa. Ada ruang dihatinya yang terasa perih, Ada kenyataan hidup yang tak bisa diterima olehnya. Ia hanya ingin benar-benar merasa bahagia. Tidak ada rasa sakit, ketika menerima kenyataan hidup. Tidak ada rasa hampa ketika tertawa, Tidak ada rasa perih ketika tersenyum. Ia menginginkan kedamaian hati itu. Kedamaian yang membawanya pada kebahagiaan sejati. Akankah dirinya dapat merasakannya? Akankah dirinya bisa berdamai dengan keadaan? Akankah dirinya dapat menemukan kedamaian dan kebahagiaan sejati? ** [Blurb] "Lo tahu, Lo orang paling jahat yang pernah gue temui," sarkas seorang pria berhoodie hitam. Raina terdiam air matanya mengalir deras di pipinya. "Demi kebahagiaan Lo sendiri, Lo tega hancurin kebahagiaan keluarga lain, hah?" sinis pria tersebut. Risa menggeleng dengan air mata yng terus mengalir. "LO MUNAFIK RAINA!" Raina jatuh tersungkur. Badannya meluruh. Hatinya terasa remuk. Semua terasa berhenti baginya. Tubuhnya melemas. Ucapan pria tersebut seolah membuat Raina hilang dari dunia ini. #Catatan: Hanya fiksi belaka #cover by Lela ig : lelasyn_

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan