Kamu dan 2019

Kamu dan 2019

  • WpView
    LECTURAS 24
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, dic 9, 2022
Perasaan itu bukan sesuatu yang dapat di tetapkan kepada siapa, kapan, dan apa alasan dia akan jatuh. Bisa jadi hanya karena senyuman, rasa simpati ataupun support yang berikan menjadi alasan terbesar jatuhnya perasaan tersebut kepada sang empunya. Namun tidak dapat di pungkiri, kemulusan jalan dari rasa yang telah jatuh kepada seseorang sangat bergantung pada timbal balik rasa dari orang yang telah hati tetapkan jatuhnya. Tidak sedikit perasaan yang terbentuk hanya dari satu pihak dapat bertahan lama. Akankah kisah tersebut juga berlaku dalam kisah Haikal dan Nanda di tahun 2019? Kalo mau tau endingnya, silahkan di baca yaa ceritanya. Happy reading hihihi.....
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dear Sister
  • Antara Cinta dan Takut [TERBIT]
  • Noda dalam Cinta
  • CERTAINTY
  • Hiraeth (Terbit)
  • Dear Nata (Selesai)
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

"Nayla, hidup itu perihal menemukan dan kehilangan. Hari ini mungkin kamu bisa menyapa, bisa berkata apa kabar atau hanya sekedar melihatnya tertawa tanpa luka. Tapi bisa jadi, besok kamu hanya bisa berlagak baik-baik saja sambil berusaha sekuat tenaga untuk bilang sampai jumpa. Kamu bisa menemukan banyak hal-hal baik, tapi jangan pernah lupa kalau suatu saat nanti kamu juga bisa kehilangan itu. Kamu bisa bahagia, tapi kamu juga bisa terluka. Dalam hidup, kamu nggak bisa cuma mau enak-enaknya aja. Kadang kita butuh kehilangan untuk paham makna dari sebuah keberadaan. Entah itu seseorang, ingatan, bahkan perasaan. Karena itu, hidup adalah tentang menemukan dan kehilangan. Sampai disini, paham?" ‌"Kalau belum, biar aku jelaskan lagi. Nay, kamu dan aku adalah sebentuk pertemuan. Sebuah skala kecil dari bagian kehidupan sebelum akhirnya terganti oleh yang namanya perpisahan. Mungkin hari ini kita bergandengan tangan, berjalan beriringan sambil menertawakan banyak hal. Tapi bisa jadi, nanti kamu harus mengucapkan sampai jumpa atau selamat tinggal. Bahkan boleh jadi, besok kamu hanya bisa mengingatku dalam kenang yang nggak habis-habis, menjadikanku satu dari sekian memori lalu yang suatu saat nanti akan terlupakan-atau tergantikan. Karena hidup itu tentang menemukan dan kehilangan. Kita nggak bisa selamanya ada untuk satu sama lain. Pilihannya hanya ada dua, meninggalkan atau ditinggalkan. Mana pun yang menjadi pilihan kita, semua ditarik oleh satu garis pasti. Pada akhirnya, kita akan tetap kehilangan." ©kaisha_park88 2018 #1 in Sejeong [19/04/20] #10 in Smile [24/07/20]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido