A untuk A

A untuk A

  • WpView
    Leituras 538
  • WpVote
    Votos 322
  • WpPart
    Capítulos 15
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, set 10, 2022
!!Ada banyak hal yang tidak layak ditiru disini!! !!Ada beberapa kalimat atau bahkan perbuatan yang tidak pantas untuk dicontoh!! !!Karya yang mungkin monoton bagi kalian,karena disini ada orang yang baru belajar!! "Ini hanya imajinasi orang, sekedar fiktif dan mustahil terjadi." **** Tuhan sudah menyiapkan cerita takdir yang akan kita jalani kelak. Sekuat apapun kita merancang cerita kita sendiri,pada akhirnya cerita takdir Tuhan lah yang akan menang. Kita disini hanya pemain,mengikuti alur cerita yang sudah di rancang. Meskipun terkadang kita tersiksa atau bahkan merasa heran dengan cerita itu. Termasuk diriku,tidak pernah ada niat untuk menyukai seorang guru. Tapi entah ini takdir,atau memang hatiku yang tidak bisa dikendalikan. Tapi yang jelas satu,aku mengangumi sosok orang yang memberikan aku ilmu di sekolah. Ini aneh tapi nyata. "Kalo gue bisa milih,gue mau elu yang mati!!" ... "Jangan biarkan cerita kita berakhir tanpa bahagia," ... Untuk kalian,ini bukan karya dari orang hebat. Tapi bisakah kalian menemani pemain untuk melangkah mengikuti alur cerita? Aku tidak meminta bintang,aku hanya meminta kalian tetap disini sampai akhir kisah:)
Todos os Direitos Reservados
#291
ipa
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • EPIPHANY
  • Here I'm Waiting For [You]~(END)
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • Rindu Senin Pagi
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • DRABIA [END]
  • Possesive Playboy
  • Crazy Girl (Hiatus)
  • Still You [END]
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo