Story cover for AD9 by Mkur01
AD9
  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 95
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 95
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jul 30, 2022
Sebuah cerita yang mengisahkan perjalanan persahabatan yang tak biasa, Dimana ada sembilan orang yang unik dan mempunyai sifat berbeda. Dengan awal pertemuan yang tidak baik dan menyebalkan. Tetapi semua itu hanya sebuah perkenalan untuk menjadi perjalanan kisah dan terbentuknya persahabatan dan yang pasti tidak mudah juga untuk menjalani rintangan baru.

___

"What jadi kita sekelas?" Kata Fitri yang terkejut dengan melihat keberadaan orang-orang yang sempat membuat dirinya sangat malu tadi.

"Bakalan apes dah gue." Kata Zahra.

"Muak gue kalian lagi, kalian lagi." Timpal Mel.

"Tarik nafas, dan keluarkan ayo muntahin." Ucap Mita kepada Mel dan Mel hanya bisa menepuk jidatnya.

"Pusing gue." Kata Astin.

"Dasar mantan bocil SMP." Ucap Riska dengan senyum miringnya.

"Kaya Lo enggak pernah alay aja." Ucap Fidah kepada Riska.

"Alhamdulillah, ternyata kita sekelas." Kata Putri yang memberikan senyuman ramah.

"Kamu waras?" Kata Intan yang bertanya kepada Putri.

"Alhamdulillah waras kok, aku seneng kita sekelas siapa tahu kita jadi sahabat." jawab Putri.

"ENGGAK AKAN!" Serentak Astin, Zahra, Fitri, Intan, Mel, Mita, Riska dan Fidah yang seperti tidak mau bersahabatan.

___

Mari baca untuk bertemu Mereka✨
All Rights Reserved
Sign up to add AD9 to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
I L A L A N G ✔ (Tamat) by Nabers23
38 parts Complete
Satu Minggu sudah Reza tak nampak di sekolah . Setelah kejadian kemarin penyakit nya kambuh. "Kok Reza gak masuk2 ya? " tanya Nabila pada Ridwan ( kebetulan Reza dan Ridwan adalah sepupu) "Dia masih sakit karena kemarin itu " jawab ridwan " Oh ,memang separah itu ya?" tanya nya lagi " Entah bil ,gue juga kurang tau" jelas ridwan lagi nabila menggangguk " besok hari minggu kita ke rumah Reza yuk?" ajak nabila kepada teman2 nya " Oke, kumpul di rumah Gue ya " respon Arif karena memang rumah nya tidak jauh dari rumah Reza "Siap " jawab mereka kompak Bel pulang sekolah berbunyi murid2 berhamburan keluar karena mereka sudah di jemput orang tua masing2 "Eh ,gue tunggu di rumah ya ,bye" teriak Arif sembari bergegas keluar kelas "Siap bos" jawab yg lain nya kompak "Bil,gue pulang dulu ya ,dadah "kata murid 1 sambil melambaikan tangan nya di ikuti teman2 yg lain "Dadah " jawab nabila Iya, Nabila memang lebih memilih pulang terakhir karena yang pasti sekolah pun sudah sepi ,jadi tidak perlu berdesak2an Sekitar 15 menit,Nabila sudah sampai di rumah nya "Assalamualaikum" salam Nabila tidak ada jawaban karena memang rumah sepi saat siang hari . Nabila masuk rumah dan segera mengganti pakaian nya .bergegas pergi ke warung nenek nya di depan gang. Malam pun datang Nabila yg tengah duduk di teras rumah nya dengan beberapa buku bacaan ,tentu,karena nabila gemar membaca Tak lama Rizki datang "Lagi apa bil??" Sapa Rizki "Bisa kali salam dulu"jawab nabila ketus "Iya iya ,assalamualaikum nabila cantik,lagi apa?"goda rizki dengan sedikit tertawa "Rizki apaapaan si lo,waalaikumussalam,lagi baca2 aja,lo mau apa kesini ??tumben"kata nabila heran "Besok ke rumah arif gue ikut ya?sekalian mau jenguk Reza,please bil?rengek rizki "Iya iya ,besok jam 9:30 lo udah harus stand by di rumah gue"perjelas nabila "Oke tuan putri,besok gue tepat waktu kok,gue pulang dulu,assalamualaikum "kata rizki pergi meninggalkan nabila "Dasar aneh lu ki,waalaikumussalam"jawab nabila sembari memasuki rumah nya
Santriwati pilihan Gus Rafka [Hiatus] by Azellanno
9 parts Ongoing
"Siapa yang merusak tasbih saya?perasaan tadi baik-baik saja" "Afwan Gus, Zahra kira gak ada yang punya jadi mau Zahra ambil tapi teman Zahra juga suka sama tasbih ini jadi kami rebutan deh" "Yaudah gak papa, lain kali cari tau dulu milik siapa" "InsyaAllah, Zahra akan ingat nasihat Gus Rafka". . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . "Jadi bagaimana, apa sudah dapat jawabanya" "Sudah bu nyai" "Jadi, apa keputusan kamu" "Bismillah, Zahra Terima perjodohan ini" "Alhamdulillah" . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Humaira Azzahra, gadis cantik keturunan Arab yang memiliki kulit putih, bermata indah, dan memiliki bulu mata lentik yang di gemari banyak lelaki. Menjadi santriwati juga membahagiakan orangtuanya adalah impiannya sejak dulu, namun siapa sangka, karena suatu kejadia membuatnya harus menikah dengan anak pemilik pondok tempatanya menjadi santriwati. Muhammad Rafka Al-Husayn, anak ke-4 dari orangtuanya. Orang tuanya yang memiliki pondok pesantren membuatnya memiliki panggilan 'Gus' kepada setiap orang yang memanggilnya. Selalu menjaga jarak dari lawan jenis membuat semua orang berfikir bahwa ia adalah seorang 'Gay' dan suatu kejadian yang terjadi membuatnya harus menikahi gadis yang ternyata seseorang yang selama ini ia sebut namanya dalam setiap doa malamnya. Bagaimana kisah selanjutnya tentang Zahra dan Gus Rafka? Mulai lah baca dan jangan lupa beri VOTE yaa biar zella semangat. Thank you yang udah baca. Happy Reading Zefans... ‼️DISCLAIMER : Novel ini Zella bikin mengunakan imajinasi Zella sendiri tanpa ada plagiat satu pun, jika ada kesamaan Tokoh, Nama, Alur, Latar belakang, tolong maafkan disini murni dari imajinasi Zella. Thank you.
Terima kasih Imajinasi [end] by hafifarun
38 parts Complete
Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?
You may also like
Slide 1 of 10
janji kecil  cover
I L A L A N G ✔ (Tamat) cover
RAACA 'the power of takdir Allah ' cover
Adik Kelas [Completed] cover
Bendahara Kelas [Completed] cover
CALISYAQIB (About a hope) (Hiatus) cover
Santriwati pilihan Gus Rafka [Hiatus] cover
Just You cover
Terima kasih Imajinasi [end] cover
Takdir Cinta Aisyah cover

janji kecil

10 parts Ongoing

SMA selalu menjadi babak baru dalam kehidupan, penuh dengan tantangan, pertemanan, dan perubahan yang tak terduga. Bagi Reyhan dan nayla, ini bukan hanya tentang mengejar nilai atau menentukan masa depan-ini juga tentang menemukan kembali sesuatu yang sempat hilang. Dulu, mereka adalah teman masa kecil yang tak terpisahkan. Reyhan, anak laki-laki yang selalu penuh energi dan suka bercanda, selalu berhasil membuat Nayla tersenyum di hari-hari mereka di SD. Sementara Nayla, dengan sifatnya yang lembut dan sedikit pemalu, selalu menjadi satu-satunya orang yang bisa memahami Reyhan di balik sikap cerianya. Namun, waktu memisahkan mereka saat masuk SMP. Tanpa disadari, persahabatan yang dulu begitu kuat mulai terkikis oleh jarak dan kesibukan masing-masing. Kini, di SMA, mereka kembali bertemu di kelas yang sama. Namun, banyak hal telah berubah. Reyhan tidak lagi sekadar bocah ceroboh yang selalu tertawa, dan Nayla kini lebih dewasa serta sulit ditebak. Mereka masih ingat kenangan lama, tetapi pertanyaan besar muncul-apakah mereka masih bisa menjadi sahabat seperti dulu, atau justru sesuatu yang baru mulai tumbuh di antara mereka?