Petualangan Benua Iblis

Petualangan Benua Iblis

  • WpView
    Reads 216
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 12, 2022
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
"Ada saatnya kalian trauma dengan kehidupan diluar dan membuat kalian mengurung diri dikamar.Ada saatnya kalian kehilangan kepercayaan diri,Ada saatnya orangtua kalian tiba tiba meninggal.Ada saatnya kalian diusir dari rumah.Ada saatnya kalian tertabrak truk hingga tewas.Ada saatnya kalian berenkarnasi kedunia lain dan mencoba untuk serius menjalani hidup.Ada saatnya tiba tiba terjadi bencana sihir besar yang membuat banyak korban.Ada saatnya kalian menghembuskan nafas terakhir"--Krisna Aji Atmaja. " Aku tidak pernah takut apapun karena ada Krisna yang selalu berada disampingku.Dia selalu mencoba untuk melindungiku sesulit apapun itu.Dia selalu belajar ilmu sihir dan terkadang juga mengajariku.Tangan Krisna lebih kecil dari tanganku.Aku merasa bersalah karena sudah kasar padanya.Aku juga tidak terpikirkan kalau Krisna akan tiada"--Mita Deandra Atmaja. "Aku adalah seorang pejuang.Aku ingin menebus apa yang telah dilakukan oleh leluhurku.Aku berjanji akan mengantar kalian pulang"--Kou Yurei.
All Rights Reserved
#68
duniasihir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Obsesi Para Tokoh [END]
  • FIGURAN GIRL ( LENGKAP )
  • À PROPOS DE NOUS [HIATUS]
  • LENGKARA
  • ALVIN (On Going)

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

More details
WpActionLinkContent Guidelines