Let's see how it End

Let's see how it End

  • WpView
    Reads 9,184
  • WpVote
    Votes 690
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 31, 2022
Arvino #02 [21+] Bibirku mencium kasar lehernya, memberikan tanda kemerahan di sana, memastikan bahwa besok pagi wanita itu tidak akan bisa ke mana-mana karena tanda itu bisa saja merusak citra baiknya. Dia menggeram, meremas bahuku dengan kuat ketika aku kembali menekan tubuhnya padaku. "Helios tunggu...." Suaranya tertahan. Ciumanku naik menuju rahangnya, telinganya, pipinya... dan berakhir di sudut bibirnya. "Jangan munafik. Bukankah kau yang menginginkan hal ini?" bisiku sarkastis lantas mencium bibirnya... rakus, mendesak, dan begitu menguasai... sama sekali tidak memberikannya kesempatan untuk menolak. Aku meracuninya. Tanganku berlarian menuju punggungnya, menarik kaitan gaun tidur tipis yang dia kenakan untuk menggodaku dan melepaskannya. "Helios!" Dia mendorongku, berusaha mempertahankan kewarasannya. Meski begitu, mulutku masih mempermainkannya, menggigit pelan daun bibirnya, menggoda mulutnya dengan lidahku dan mengecupnya begitu dalam. Tidak memberikan cela untuk melarikan diri. Air mata tiba-tiba mengalir di pipinya. Dia terisak, membuatku lengah lalu... Plak-dia menarik diri, menamparku dengan begitu kuat, kemudian membuat jarak besar diantara kami berdua. "Brengsek!" Aku memegangi wajahku yang terasa panas dengan ekspresi kebas, akal sehat seperti mendesak kembali ke dalam kepalaku. "Aku tidak pernah setuju untuk kau sentuh!" Wajah terluka wanita itu menusukku. "Benarkah?" Aku tersenyum sinis. "Lalu kenapa kau tetap menyetujui pernikahan ini meski aku sudah memintamu menolaknya." Dia diam, dan aku tidak membutuhkan pembenaran apapun lagi. Wanita itu hanya ingin mengikatku. Dia sama liciknya dengan ayahnya yang ingin mengikatku dengan perusahaan mereka. Menundukanku karena tahu aku sama sekali tidak berdaya. "Kau adalah milikku." Desisiku penuh amarah. "Dan aku berhak menyentuhmu ratusan, ribuan kali... sampai kau menyesali pernikahan ini sama sepertiku, Sirenna Arvino." "Aku akan memastikan kau menyesalinya." --- ©️ NAMBYULL
All Rights Reserved
#742
onesidelove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bangun Cinta Satu Atap
  • My Boss My Husband
  • My Sweet heart
  • My Regret ( Tamat )
  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT
  • STAINED PURITY | Sudah Diterbitkan
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Single Wife

Hai aku Sabila Anindita dan ini suamiku Lianda Sanjaya. Kita adalah pasangan yang baru menikah. Dari banyak cerita yang aku baca, menikah itu rasanya nano-nano, kadang pagi hari ketawa riang, eh sorenya udah nangis bombai. Dan itu kejadian di rumah tanggaku. "Mas, kan aku udah bilang ambil bajunya satu-satu biar ngga berantakan" "Mas, aku kan pesennya mie Gacoan level 2, kenapa ini jadi level 3 sih?" "Sayaaaaang, kamu liat jam tangan mas ngga?" "Sayang, kan mas udah bilang kamu itu ngga gendut loh, tetep cantik" Ada saja hal-hal yang buat teriak setiap hari. Sebagai pasangan muda tanpa pengalaman, kami mencoba hidup mandiri dan membangun cinta di satu atap yang sama. Ayo ikuti kisah kami dalam lika liku rumah tangga "Bangun Cinta Satu Atap". Cerita ini hanya fiksi segala hal terkait isi didalamnya hanya bagian cerita yang dituangkan dalam sebuah karya. Selamat Membaca 💋

More details
WpActionLinkContent Guidelines