Let's see how it End

Let's see how it End

  • WpView
    LECTURAS 9,226
  • WpVote
    Votos 690
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 31, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
Arvino #02 [21+] Bibirku mencium kasar lehernya, memberikan tanda kemerahan di sana, memastikan bahwa besok pagi wanita itu tidak akan bisa ke mana-mana karena tanda itu bisa saja merusak citra baiknya. Dia menggeram, meremas bahuku dengan kuat ketika aku kembali menekan tubuhnya padaku. "Helios tunggu...." Suaranya tertahan. Ciumanku naik menuju rahangnya, telinganya, pipinya... dan berakhir di sudut bibirnya. "Jangan munafik. Bukankah kau yang menginginkan hal ini?" bisiku sarkastis lantas mencium bibirnya... rakus, mendesak, dan begitu menguasai... sama sekali tidak memberikannya kesempatan untuk menolak. Aku meracuninya. Tanganku berlarian menuju punggungnya, menarik kaitan gaun tidur tipis yang dia kenakan untuk menggodaku dan melepaskannya. "Helios!" Dia mendorongku, berusaha mempertahankan kewarasannya. Meski begitu, mulutku masih mempermainkannya, menggigit pelan daun bibirnya, menggoda mulutnya dengan lidahku dan mengecupnya begitu dalam. Tidak memberikan cela untuk melarikan diri. Air mata tiba-tiba mengalir di pipinya. Dia terisak, membuatku lengah lalu... Plak-dia menarik diri, menamparku dengan begitu kuat, kemudian membuat jarak besar diantara kami berdua. "Brengsek!" Aku memegangi wajahku yang terasa panas dengan ekspresi kebas, akal sehat seperti mendesak kembali ke dalam kepalaku. "Aku tidak pernah setuju untuk kau sentuh!" Wajah terluka wanita itu menusukku. "Benarkah?" Aku tersenyum sinis. "Lalu kenapa kau tetap menyetujui pernikahan ini meski aku sudah memintamu menolaknya." Dia diam, dan aku tidak membutuhkan pembenaran apapun lagi. Wanita itu hanya ingin mengikatku. Dia sama liciknya dengan ayahnya yang ingin mengikatku dengan perusahaan mereka. Menundukanku karena tahu aku sama sekali tidak berdaya. "Kau adalah milikku." Desisiku penuh amarah. "Dan aku berhak menyentuhmu ratusan, ribuan kali... sampai kau menyesali pernikahan ini sama sepertiku, Sirenna Arvino." "Aku akan memastikan kau menyesalinya." --- ©️ NAMBYULL
Todos los derechos reservados
#749
onesidelove
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • IMMORTAL LOVE SONG
  • REGATHAN [END]
  • Between Love And Trust
  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT
  • My Boss My Husband
  • Single Wife
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • my perfect revenge (End)
  • My Regret ( Tamat )

Semua berawal dariku. Aku yang meminta cerai darinya, dia mengiakan, kami resmi bercerai, kami pisah rumah, dan aku menggila dua minggu terakhir. Siklus yang abnormal, mestinya aku bahagia setelah bercerai, kan? Aku yang ingin berpisah darinya, tapi kenapa justru aku yang terpuruk menyesali ucapanku sendiri? Tiap hari kuhabiskan dengan mengutuk kebodohanku itu, terus berandai-andai kalau saja aku tak pernah mengatakannya, karena aku tahu dia tak pernah menolakku. *** Beberapa meter didepanku, ada wanita yang pernah membuatku tersenyum hanya dengan melihatnya tersenyum, membuatku merasa diterima, yang pertama kuizinkan memasuki hidupku, dan jujur... sangat kusayangi melebihi apapun. Beberapa meter didepanku, ada dia yang kini tak bisa lagi membendung air matanya. Aku mencintaimu. Terlalu mencintamu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido