Story cover for Cinta Segitiga by Imengspamzzx
Cinta Segitiga
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jul 30, 2022
Tanpa sadar Azalea dan juga Gio sudah sampai di tempat tujuan .

Tapi Dahi Azalea berubah mengekerut tanda dia sedang bingung dengan tempat yang dilihat oleh matanya sekarang .

"Taman?" 

"Ayo"

Lagi dan lagi Gio menggandeng tangan Azalea menuju sebuah kursi 

Tak ada angin tak ada hujan , tiba tiba Gio berlutut didepan Azalea dengan membawa setangkai bunga mawar ditangannya

"Za , atas saksi bintang dan bulan malam ini 
"Will you be my girlfriend?" 

"Ha? Maksudnya?"

"Elah apaan si lu , gue cuma latihan buat nembak cewe doa'in diterima yak . Jangan dibuat serius .
Btw tadi yang direstoran yang gue manggil Lo sayang itu juga cuma latihan semata kok"

Azalea dibuat terdiam dengan ucapan Gio 
Yang menyakiti perasaan nya 

Baru kali ini perasaan nya dipermainkan meskipun terdengar "alay" tapi bagaiman perasaan kalian jika yang mempermainkan adalah sahabat kalain sendiri?


'


'SIMAK KELANJUTANNYA DI BAB BAB SELANJUTNYA , JANGAN LUPA SEBELUM BACA WAJIB VOTE COMENT AND FOLLOW AKUN AKU'
All Rights Reserved
Sign up to add Cinta Segitiga to your library and receive updates
or
#386tiga
Content Guidelines
You may also like
Collision Course  by Jaesalee06
17 parts Ongoing
Ini kisah tentang cinta segitiga yang tadinya simpel, tapi tiba-tiba upgrade jadi love polygon. Ada rivalitas level sinetron pagi, dendam yang nempel kayak stiker di helm yang udah kelamaan dijemur, dan anak-anak muda yang masih bingung mau galau atau move on. Ada yang denial setengah mati, ada yang pacaran tapi putus-nyambung kayak kabel casan rusak. Dan di tengah semua drama ini, ada satu 'princess' yang entah sadar atau enggak, dikelilingi para 'pangeran'. Ini beneran kisah cinta atau malah harem modern?! --- Member Blitz mundur beberapa langkah. Bukan karena mereka takut, tapi karena mereka benar-benar ingin masalah ini segera selesai. Tidak apa-apa jika Bianca dan Raja harus beradu argumen sampai mulut mereka berbusa, asalkan ada penyelesaian. Keanu sudah bosan mendengar Raja yang setiap malam memainkan lagu yang sama di piano berulang kali di basecamp. Seolah-olah dentingan nada itu bisa meredakan kekacauan di hatinya. Bramasta? Ia sudah lelah melihat Raja yang terus berolahraga tanpa mengenal kata istirahat, seakan keringat bisa menghapus sesaknya. Bastian dan Mahen memang jarang berada di basecamp sekarang, tapi mereka juga mulai muak dengan panggilan telepon dari Raja yang selalu menanyakan hal yang sama-Bianca masih marah nggak? Gue harus gimana? Sementara Aji dan Langit? Mereka sudah lelah lahir dan batin. Lelah menjadi partner balapan Raja setiap kali hati pemuda itu kacau, menemaninya melampiaskan amarah di lintasan jalanan kota. Lelah juga menghibur Bianca yang, meski bersikap kuat di depan orang lain, tetap saja manusia yang bisa rapuh. Intinya? Tidak ada kenyamanan di Blitz setelah dua sejoli itu putus.
You may also like
Slide 1 of 10
ALAGAM (SELESAI❤️) cover
Arsyilazka cover
Edelweiss or Dandelion. (On Going) cover
Senja Jadi Sendu (END) cover
ALENA &  ALDO  cover
LIFE OF SCARY  cover
Collision Course  cover
Korban silaturahmi [TAMAT] cover
When Two Hearts Collide  cover
COMPLICATED✔️ cover

ALAGAM (SELESAI❤️)

26 parts Complete

Ini kisah tentang tiga anak remaja yang masih SMA. Ada Aira sebagai pacar Alan dan ada Agam sebagai sahabat Alan. Aira adalah gadis beruntung yang memiliki dua penjaga, ada Alan sebagai pacarnya dan Agam sebagai sahabatnya juga. Tidak jarang Aira pergi bersama Agam atas keinginan Alan. Lelaki itu selalu mengandalkan sahabatnya jika ia tidak bisa mengantar Aira. Agam yang sudah bersahabat dengan Alan sejak SD diam-diam menyukai Aira. Pacar sahabatnya sendiri. Agam tahu perasaannya ini salah. Bukan di waktu, tempat, atau orang yang tepat. "Gam. Nanti gue juga mau repotin lo lagi untuk bantu gue ngehias ruangan itu." Ujar Aira sambil terus memindah file ke dalam flashdisk. Sambil menunggu Aira kembali menatap Agam. "bisa kan?" "apapun gue bisa lakukan buat lo, Ay." Ujar Agam sambil menatap mata Aira lekat-lekat. Aira memandang Agam dengan gemas. Tangannya tergerak mencubit kedua pipi lelaki itu saking gemasnya. "eeummm baikk nya Agam sama gue." Ucap Aira dengan nada manja khas gadis itu. Setelah Aira melepas cubitannya di wajahnya. Agam masih terus memandang gadis disampingnya. Rasanya untuk beralih menatap yang lain tidak lah penting bagi Agam. "kalau gue suka sama lo gimana, Ay?" Aira langsung menoleh pada Agam seketika.