ILY Alfarel [Terbit]

ILY Alfarel [Terbit]

  • WpView
    LECTURAS 11,158
  • WpVote
    Votos 516
  • WpPart
    Partes 52
WpMetadataReadConcluida jue, mar 20, 2025
WARNING!! DILARANG PLAGIAT! DAN DIHARAPKAN BAGI PEMBACA UNTUK VOTE DAN KOMEN SEBAGAI TANDA PERNAH SINGGAH!! SAYA SEBAGAI PENULIS SANGAT AMAT BERTERIMA KASIH😘❤️❤️❤️ . . . Jika mengejar cintamu itu harus menanggung konsekuensi yang besar, Aku siap, asalkan itu semua tentangmu. Tak peduli seberapa berat jalan yang harus kutempuh, Aku akan tetap melangkah, asal tujuannya adalah kamu. Aku tahu, mungkin perjalananku tidak akan mudah. Mungkin aku harus jatuh, tersesat, atau bahkan meragukan langkahku sendiri. Tapi selama kamu masih ada di ujung sana, Aku tidak akan berhenti. Karena bagiku, cinta bukan sekadar kata, melainkan keberanian untuk bertahan. -Alatera Andhira- Sekeras apa pun kamu berusaha, usahamu sia-sia. Seseorang yang tak lagi percaya pada cinta, hanya melihat kasih sayang sebagai ilusi, Dan janji sebagai kata tanpa arti. Aku sudah terlalu sering melihat hati yang hancur, termasuk hatiku sendiri. Cinta bagiku tak lebih dari sekadar omong kosong. Tapi jika kamu bersikeras, Bisakah kamu membuat yang patah kembali percaya? -Alfarel Garendra- __________ #Baper #Romantis #SMA #CintaAnakSMA #CintaParaRemaja #Trauma #MasaLalu #Happy #Sad
Todos los derechos reservados
#820
remajafiksi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Shadow That Fades
  • ALONE
  • DEVIAN [END]
  • You Don't Know
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • Galen [TAHAP REVISI]
  • Our Story [on going]
  • Misunderstand

Ada cinta yang tumbuh seperti doa, pelan namun penuh harap. Ada rindu yang menyelinap tanpa suara, hanya terasa di dada. Cinta ini bukan tentang memiliki. Tapi tentang dua hati yang saling tahu arah tapi tak pernah sampai tujuan. Tentang seorang perempuan yang jatuh cinta, bukan karena obsesi, tapi karena hati yang tak bisa membohongi dirinya sendiri. Aruna tahu ini tak akan mudah. Ia mencintai dalam diam, dan menyadari barangkali sejak awal, ia memang ditakdirkan bukan untuk dimiliki, melainkan untuk belajar melepaskan. Mereka bertemu bukan karena takdir yang manis, tapi karena semesta ingin mereka belajar: Tentang kehilangan, tentang pengorbanan, tentang bertahan, dan akhirnya... tentang merelakan. "Kalau kamu capek, berhenti ya... Tapi jangan berhenti jadi kamu yang selalu peduli." "Tenang, aku memang bukan tempat kamu pulang, tapi aku selalu jadi rumah kalau kamu butuh diam.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido