Balada Sepasang Laron Angkara

Balada Sepasang Laron Angkara

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 31, 2022
"Perasaan paling bahagia di dunia ini adalah ketika seseorang di samping kita mengakui keberadaan kita. Hanya satu orang, mengatakan bahwa dia temanku dan itu sangat membahagiakan." Begitu kata Martha, salah seorang siswi yang tidak pernah dianggap keberadaannya oleh anak-anak di sekolah. Namun, kehadiran Laksita, siswi populer yang belum lama pindah ke sekolahnya dan mengakui Martha sebagai teman, membuat gubrakan kecil dalam kisah Martha. Sayangnya pertemanan itu tidak berjalan mulus, karena Laksita menyembunyikan banyak hal kepada seluruh teman di sekolah. Lantas, bagaimana cerita Laksita dan Martha yang memiliki dua kepribadian berbeda ini melukiskan kisah di dunia persekolahan sebagai generasi muda 4.0? Yuk simak cerita pendek, Balada Sepasang Laron Angkara. Tentang mereka yang terbang menuju cahaya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Immortal Love (Complete)
  • POSESIF
  • No Longer Mate
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Yang Dicari
  • Untuk Dua Merpati Hebatku
  • janji kecil
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Menyimpan Rasa (END)

Kinaya Aswadinara dan Arka Adyawiguna Pradipta, sepasang anak manusia yang tidak sengaja bertemu di sebuah perkebunan teh. Keduanya menjalin pertemanan sesaat setelah pertemuan mereka untuk yang kedua kalinya di sebuah taman bermain. Dimana saat itu Arka menemukan Kinaya yang tengah menangis di taman bermain. Keduanya berjanji untuk selalu bersama sampai mereka dewasa. Namun takdir berkata lain, saat Arka harus ikut kedua orang tuanya untuk pergi kembali ke kota asal kedua orang tuanya yang membuat Ia dan sahabat sekaligus cinta pertama baginya itu harus berpisah. Namun keduanya sudah membuat suatu perjanjian bahwa mereka akan bertemu kembali di tempat yang sama tepat sehari setelah hari ulang tahun mereka yang jatuh pada tanggal yang sama. "Jangan menangis!! Bagaimana aku bisa pergi dengan tenang kalau kau menangis!!" "Aku tidak menangis kak!! Hanya saja angin yang bertiup begitu kencang hingga membuat mataku berair!!" Kinaya Aswadinara. "Kita pasti akan bertemu lagi!!" "Lalu bagaimana kalau aku merindukan kakak!?" "Kalau kau rindu padaku lihatlah bintang - bintang yang ada di langit!! Aku pasti bisa merasakan kerinduanmu!! Begitu juga denganku!! Kalau tidak ada bintang - bintang kau bisa membuatnya sendiri!! Lihatlah bintang yang kubuat ini!! Aku menamakannya bintang kerinduan!! Aku ciptakan hanya untuk kau dan aku!! Hanya kau dan aku yang tahu!! Walau tidak memiliki sinar yang terang di dunia nyata tapi sinarnya hanya dapat dirasakan oleh ku dan juga kau!! Dan hanya kau dan aku yang bisa merasakan kehadiran bintang ini!" Arka Adyawiguna Pradipta. Akankah keduanya dapat bertemu kembali setelah sekian lama berpisah!? Akankah keduanya saling mengungkapkan perasaan mereka setelah menyimpannya sekian lama!!?? Dan akankah mereka dapat menyatu!?

More details
WpActionLinkContent Guidelines