DAREZA

DAREZA

  • WpView
    Reads 2,034
  • WpVote
    Votes 840
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 28, 2023
[𝘿𝙖𝙧𝙚𝙯𝙖] 𝟶𝟾 𝙰𝚐𝚞𝚜𝚝𝚞𝚜 𝟸𝟶𝟸𝟸 Tiga tahun yang lalu, sesuatu terjadi. Mereka bilang itu hanya kecelakaan. Tapi kenapa semua orang terlihat terlalu tenang dan Zara merasa terlalu kosong? "Ketika masa lalu mencoba bicara, siapa yang berani mendengarkan?" Liontin panah kecil di lehernya adalah satu-satunya hal yang tak berubah. Seolah menunggu dikenali oleh seseorang yang terlupa. Darez hidup dalam diam, menyimpan lubang besar dalam ingatannya yang tak pernah terisi. Namun, ketika sepasang mata asing terasa akrab, dan perasaan aneh mulai merayap tanpa alasan, ia tahu ada hal yang belum selesai dengannya. Satu per satu, potongan yang tercecer mulai mengarah ke satu titik. Dan ketika semuanya terungkap, hanya ada dua pilihan yaitu menerima atau kembali menghilang. "Ada bagian dari mereka yang hilang. Dan tak semuanya bisa ditemukan kembali kecuali satu sama lain." 🏅𝙱𝚎𝚜𝚝 𝚁𝚊𝚗𝚔🏅 #𝟷 𝚒𝚗 𝚚𝚘𝚞𝚝𝚎𝚜 [𝟸𝟶𝟸𝟸] #𝟼𝟾 𝚒𝚗 𝚏𝚒𝚛𝚜𝚝𝚕𝚘𝚟𝚎 [𝟸𝟶𝟸𝟸] #𝟸𝟶𝟷 𝚒𝚗 𝚝𝚑𝚎𝚠𝚊𝚝𝚝𝚢𝚜 [𝟸𝟶𝟸𝟹] #𝟹𝟾𝟷 𝚒𝚗 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚊𝚕𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 [𝟸𝟶𝟸𝟸] #𝟼𝟸𝟷 𝚒𝚗 𝚐𝚒𝚛𝚕 [𝟸𝟶𝟸𝟸] #𝟿𝟼𝟽 𝚒𝚗 𝚜𝚊𝚑𝚊𝚋𝚊𝚝 [𝟸𝟶𝟸𝟸] #dareza
All Rights Reserved
#339
dendam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines