Story cover for SMILING BEHIND TEARS || ONE GOING by ziakala
SMILING BEHIND TEARS || ONE GOING
  • WpView
    Membaca 306
  • WpVote
    Vote 127
  • WpPart
    Bab 6
  • WpView
    Membaca 306
  • WpVote
    Vote 127
  • WpPart
    Bab 6
Bersambung, Awal publikasi Agt 01, 2022
1 bab baru
Hai guys ini cerita pertama aku semoga kalian suka yah Jangan lupa follow wattpad aku

Azalea anatasya, seorang anak yang dahulu pernah canda,tawa, seperti anak anak lain, hanya karena satu kejadian tak sengaja itu kedua orang tuanya sering kala ia menjadi pelampias antara kedua orang tuanya bertengkar kecil,bukan hanya di rumah ia disekolah selalu di bully karena selain anak pendiam,Azalea ia gemar membaca.

Dibalik senyuman yang rapuh azalea,sifat yang pendiam dan pendiam dan tertutup membuatnya lemah,dan pantas disakiti. Setiap ejekan dan hinaan semakin menekan luka lama yang belum sempat sembuh,Azalea selalu bertahan dengan senyuman palsu,menyumbunyikan air mata yang jatuh saat tak ada yang melihat.

 Dua anak baru yang ingin berteman bersama,tetapi Azalea takut mereka dibully karena mendekati Azalea,setiap hari mereka menbujuknya untuk selalu bersama,azalea selalu menghindar begitu saja.

 pembully apakah akan terungkap? apakah sekolah akan membungkam atau menjelaskan dengan secara jujur dengan kasus bully? apakah azalea akan selalu  disayang kembali dengan orang tuanya kembali? penyesalan orang tua azalea?

although sometimes it's fine but not as tough as they think

Jangan lupa vote and comen teman teman
Cerita ini jangan di plagiat 
NO PLAGIAT❌

cover by pinterest X Canva
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan SMILING BEHIND TEARS || ONE GOING ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#7psikolog
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Forever mine oleh AuroraSecretum
58 bab Bersambung
Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.
Welcome Home, Saga!  oleh mfth_27
34 bab Lengkap
Judul Awal ; Nostalgia bersama luka. π‘©π’–π’Œπ’‚π’ π’”π’‚π’Œπ’Šπ’•π’π’šπ’‚ π’šπ’‚π’π’ˆ π’Žπ’†π’π’šπ’Šπ’Œπ’”π’‚, π’•π’‚π’‘π’Š π’Žπ’†π’π’•π’‚π’π’π’šπ’‚ π’šπ’‚π’π’ˆ π’•π’†π’“π’π’–π’Œπ’‚. "Saga. Waktu di rumah Galang, Lo coba suntikan itu juga nggak?" "Iya. Kenapa?" "Galang kena HIV Ga." Hancur. Kesalahan yang dibuatnya sendiri membuat impiannya runtuh seketika. Dia masuk dalam kegelapan yang semakin pekat. Dalam kelam impian yang menyiksa, seorang gadis hadir dalam hidupnya, menciptakan secercah harapan yang kian sirna. Memeluk sebagian luka yang kian berantakan. π™°πš”πšž πš”πš’πš›πšŠ πšŠπš”πšž πšπšŽπš›πšœπšŽπšœπšŠπš πšπšŠπš— πš”πšŽπš‘πš’πš•πšŠπš—πšπšŠπš— πšŠπš›πšŠπš‘ πš“πšŠπš•πšŠπš— πš™πšžπš•πšŠπš—πš πš–πšŽπš—πšžπš“πšž πš›πšžπš–πšŠπš‘. π™½πšŠπš–πšžπš— πšŠπš”πšž πšœπšŠπš•πšŠπš‘, πšπšŽπš›πš—πš’πšŠπšπšŠ πš›πšžπš–πšŠπš‘ πš’πšŠπš—πš πšŠπš”πšž πšπšžπš“πšž πš–πšŽπš–πšŠπš—πš πšπš’πšπšŠπš” πš™πšŽπš›πš—πšŠπš‘ 𝚊𝚍𝚊 πšœπšŽπš‹πšŽπš•πšžπš–πš—πš’πšŠ. ~𝓒π“ͺ𝓰π“ͺ𝓻π“ͺ 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓦𝓲𝓡π“ͺ𝓷𝓽π“ͺ𝓻π“ͺ. Cover by behance in pinterest.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Forever mine cover
Senja dan Kisahnya cover
INDIGO 2 | Renjun cover
Keluarga Danantya cover
ALETTA cover
7 Possessive Brother's [END] NEW VERSION! cover
Light Star [TERBIT] cover
Ayah, Kapan Kembali Kerumah? (TERBIT) cover
Welcome Home, Saga!  cover
RETAK: Sisi Lain Galen cover

Forever mine

58 bab Bersambung

Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.