Angan yang Tak Terbang

Angan yang Tak Terbang

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 1, 2022
Waktu dimana angan-angan kita berterbangan menuju impian yang akan diwujudkan adalah saat-saat terlelah dan terbaik dalam hidup Kita. Beberapa hal yang diinginkan akan segera terwujud adalah saat-saat dimana Kita mengharapkan segalanya akan berjalan baik-baik saja. Tapi bagaimana jika semua angan-angan Kita hanya berdiam tanpa berpindah tempat, tidak terbang dan tidak berjalan, apakah semua impian bisa diwujudkan perlahan? atau adakah cara untuk menerbangkan angan-angan menuju kotak impian yang akan terwujud?
All Rights Reserved
#7
dreamscometrue
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's Okay, Kamu Normal !
  • HAQ : Dream Universe
  • Kacamata Dimensi
  • NOESIS [END]
  • Berusaha Menjadi Manusia
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Mimpi Yang Terwujud | Nct Dream
  • You're Here, But Not For Me
  • Pedang Pora (TAMAT)
  • [END] When the Stars are Tired

Banyak orang datang dan pergi tanpa alasan, sekalinya ada hanya seperti bayangan. Memang dalam menjalani proses kehidupan terkadang terasa berat dan melelahkan. Jadi tetap semangat ya untuk menggapai kebahagian. Sering kali suara ini dibungkam, segala usaha tidak dihargai dan telinga merasakan sakit karena suara-suara yang cukup berisik. Lalu esokan harinya semua dibanding-bandingkan seolah apapun yang dijalani salah sehingga terpaksa wajah ini memakai topeng kepalsuan lalu bergerak seperti wayang. Apakah harus diam melihat keasingan antara jiwa dan raga ini ? Apakah salah jika menjadi diri sendiri ? "Tuhan, kapan kebahagian datang kepadaku? Mereka sudah lari jauh didepan sedangkan diri ini masih pada tempatnya". Memang tanpa harapan hidup terasa hampa sedangkan kesabaran dan bersyukur merupakan salah satu kunci dalam kehidupan. Bukankah hanya Maha penciptalah yang bisa membantumu. Jadi apakah semua ini normal? Apakah hanya diriku saja yang merasakannya? Lalu bagaimana aku harus bertahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines