Kara, Lara, dan Aksara

Kara, Lara, dan Aksara

  • WpView
    Membaca 122
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 15
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Nov 28, 2025
--- Tiga tahun mencintai dalam diam. Satu momen hujan yang hampir membuat Lara percaya bahwa harapannya bukan sia-sia. Namun di hari kelulusan, ia justru dihadapkan pada kenyataan- Kara, pria yang selama ini diam-diam ia cintai, telah memilih hati lain. "Kara, Lara, dan Aksara" adalah kisah tentang perasaan yang tak pernah sempat disampaikan, tentang mencintai tanpa pernah dimiliki. ---
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#185
masasekolah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Suara Dalam Aksara
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Alara Doesn't Need Husband
  • asing di sekolah yang sama
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Mas Duda, Anak Dua. Siapa takut?
  • The Last Birthday With You
  • Saat Hati Tak Lagi Menunggu

"Meski aku meninggalkanmu, aksaraku akan tetap menemanimu." suara dalam aksara adalah kisah tentang cinta yang terlambat disadari dan kata-kata yang menjadi jembatan antara dua hati. Melalui tulisan-tulisan anonim di blog jurnalistik sekolah, Raka menemukan kehangatan, kejujuran, dan perasaan yang selama ini dia cari, tanpa tahu bahwa orang di balik aksara itu adalah Kaira, gadis yang selama ini dia anggap menyebalkan. Sayangnya, ketika semua kebenaran terungkap, waktu tak lagi berpihak pada mereka. Kaira pergi tanpa sempat mendengar balasan perasaan yang dia pendam, meninggalkan Raka dengan penyesalan yang mendalam. Namun, meski Kaira telah tiada, "suara" yang dia tinggalkan dalam bentuk aksara tetap hidup. Lewat kata, cinta Kaira terus menemani Raka, menjadi pengingat bahwa kadang kita baru menyadari betapa berharganya seseorang saat dia sudah tiada. "Jangan menunggu hingga semuanya terlambat untuk mengungkapkan perasaan. Terkadang, orang yang paling berharga ialah orang yang lebih dekat dari yang kita kira, hanya saja kita terlalu sibuk mencari hingga tak menyadarinya."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan