We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Senja To Fajar [HIATUS]

Senja To Fajar [HIATUS]

  • WpView
    Reads 376
  • WpVote
    Votes 350
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 27, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah empat orang yang saling jatuh cinta dalam diam. Mereka yang terus mencoba mendekat mengalurkan perasaannya lewat perbuatan dan tindakan. Namun insting manusia tidaklah sekuat itu. Mereka yang mencoba tegar saat melihat sang terkasih tertawa namun bukan untuknya. "Kenapa ini jadi begini?"-Senja "Andai aku sebebas bajingan itu" -Fajar "Ish gue maunya fajar bukan lo?!"-Bintang "Huh baru nyadar kalo kisah gue yang paling aneh"-Langit Mereka yang tanpa sadar telah menelusuri rahasia yang telah tertutup rapat. Misteri yang terus berdatangan dihadapan mereka. Dan kisah yang terus berjalan tanpa adanya tahu kapankah semua berakhir?. Senja: sang puitis manis Fajar: sifat murninya yang sehangat mentari pagi Bintang: perempuan kuat Langit: sama seperti namanya bahunya yang lebar selalu menjadi naungan orang yang ia cintai. rate: ini bukan cerita plagiat murni aku buat sendiri.
All Rights Reserved
#252
fajar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit.
  • Bittersweet : Langit, Senja dan Fajar [END-LENGKAP]
  • Sebelas Hari (end)
  • Senja yang Tersamarkan (COMPLETED)
  • ARUNIKA
  • Langit Senja [end]
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • FASE
  • Langit Senja (End)
Langit.

Dari Langit, untuk senja yang selalu terlihat indah apa adanya. Senja, jujurlah, kau sudah lama kan kehilangan perasaanmu? Kau sudah lama kan mengagumi bumi akhir akhir ini? Aku sudah tau, Senja. Langitmu sudah tau. Senja, harusnya kau tak datang padaku sejak awal. Harusnya kau tak merasa kasihan dengan kesendirianku. Apa aku yang salah, sudah jatuh cinta padamu? Ini bukan perkara tentang hatimu. Ini tentang isi hatiku. Isi hati langit yang bisu. Isi kerinduan semesta yang tak pernah dapat terungkapkan. Senja, mengapa kau masih disini? Mengapa kau masih harus ada di sela sela hari sepiku? Mengapa kau harus menunjukkan tatapan itu padaku? Senja, aku memang kesepian. Tapi bila memang perasaanmu sudah lama berubah, tak apa, pergilah. Senjaku, Langitmu tetap mencintaimu apa adanya. Bahkan saat ia tau kau tidak pernah mencintainya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines