Kayla selalu percaya bahwa perasaan tulus akan menemukan jalannya. Ia menyukai Ian pria tenang dan cerdas yang sering membuatnya tersenyum tanpa sadar. Tapi Ian tak pernah benar-benar melihat Kayla karena hatinya masih tertinggal di masa lalu. Di sisi lain, Zayn dan Marva juga dekat dengan Kayla menyimpan perasaan yang tak mereka ungkapkan. Zayn yang berusaha mencari perhatian Kayla, sementara Marva mencoba menepis perasaannya, tapi tak bisa menyembunyikan kecemburuannya Persahabatan mereka mulai diuji, ketika rasa suka, iri, dan kenangan yang belum selesai saling bertabrakan. Kayla, yang awalnya hanya ingin mencintai dengan sederhana, terjebak di tengah segi lima perasaan yang tak pernah ia minta. Mana yang lebih penting cinta yang diperjuangkan, atau persahabatan yang nyaris hilang?
Mehr Details