Hadiah (oneshot)

Hadiah (oneshot)

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 3, 2022
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Hari ini Junee berulang tahun yang ke-10. Ayah memberikannya hadiah berupa kucing yang diadopsi dari sebuah komunitas yang menampung kucing jalanan. Kucing adalah salah satu hadiah yang ia impikan selama ini. Junee menamai kucingnya itu Jeno, diambil dari nama salah satu anggota boy group Korea kesukaannya. Semenjak Junee mempunyai Jeno, ia mulai sering membantu orang-orang, mulai dari hal kecil seperti membantu seorang nenek menyebrang jalan, mencarikan layangan yang hilang, dan lain sebagainya. Suatu hari, Junee dan keluarganya beserta Jeno pergi berkemah untuk mengisi hari libur. Sesampainya di tempat kemah, mereka membagi tugas. Junee dan adiknya yang bernama Marcha mendapat tugas mencari kayu bakar, tak lupa juga mereka ditemani oleh Jeno. Saat sedang beristirahat di bawah pohon, Junee tak sengaja tertidur. Setelah Junee terbangun dari tidurnya, Junee menyadari bahwa Marcha sudah tidak ada di sampingnya. Lantas kemana Marcha pergi? Apakah Junee bisa menemukan Marcha? Akankah Marcha kembali? ©nindialzaa
All Rights Reserved
#5
camping
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KISAH DI BALIK PINTU || NCT DREAM
  • Time thas is either wasted or not ✔
  • RETALIATION [GOT7, MARKJIN] [COMPLETE]
  • Home (Neo Culture Tecnology Detektif)
  • Shorts: Lee Cute Jeno [Selesai]
  • 1 Kakak 6 Adik│NCT DREAM
  • Bautiful In White | Lee Jeno ✓
  • Our Queen {Bts x Txt imagine} ~ [COMPLETED]✔️
  • A Memory of You

{ FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA } Bandung, lima tahun yang lalu. Rumah besar di ujung jalan itu kehilangan detak yang paling penting, suara Ibu yang biasa membangunkan tujuh anaknya setiap pagi. Sejak itu, rumah itu berubah. Bukan karena catnya mulai pudar atau halamannya makin rimbun ditumbuhi rumput liar, tapi karena tujuh pasang kaki yang dulu selalu berebut kamar mandi kini belajar berjalan sendiri-sendiri meski tetap di bawah satu atap yang sama. Bapak Aksara, sang kepala keluarga, memilih untuk tidak menikah lagi. Ia membesarkan tujuh anaknya sendirian bukan dengan sempurna, tapi dengan cukup. Dan dari didikan yang penuh luka namun tak pernah kehabisan cinta itu, lahirlah tujuh karakter yang jauh berbeda satu sama lain seperti tujuh warna yang dipaksa muat dalam satu bingkai. Dan, inilah kisahnya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines