24/7 In My Life

24/7 In My Life

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 3, 2022
Sedikit cerita Friday Tausentri akan kehidupan kuliah nya yang sat set sat set udah semester tiga. Tidak ada list untuk dapat gelar cumlaude, cukup lulus di praktikum dan tidak ada mata kuliah yang mengulang, sudah cukup untuk Friday. Friday Tausentri mahasiswi yang anti kompetisi, praktikan sipaling 'oke-oke' kalau disuruh mencari sampel, sianti ribet, praktikan Ter pasrah, tidak terlalu ambis, cukup dapat nilai B di portal maka kebahagiaan sudah menyelimutinya. Untuk kisah percintaan tidak usah ditanya. Friday Tausentri menganut jomlo akut sejak lahir. Tidak ada yang menarik akan hal ini, tapi tidak tahu ya dipertengahan kuliahnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BETTER THAN THIS - TERBIT (Seri Pertama Always)
  • Mr. D [ Kisah Nyata KKN ]
  • Keep Your Smile
  • HARSA || BL (END)
  • Audy & Bani
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • Mendadak Ipar

TERSEDIA DI TOKO BUKU SEBAGIAN BESAR PART SUDAH DIHAPUS Saras tahu pasti Leo membencinya. Sederet gelar positif mulai dari Mapres nasional, kesayangan dosen, cowok tampan pujaan kita bersama, dan senior tingkat 4 yang terancam lulus suma cum laude, cukup lah untuk membuat Leo risih dengan keberadaan cewek malas, nyolot, bodoh, tukang taruhan, dan kuliah di Fakultas Hukum tapi satu-satunya yang dia tahu hanyalah fotografi seperti dirinya. Tapi memangnya Saras peduli? Dibenci Leo tak akan membuatnya mati. Sayangnya, mau tak mau Saras harus peduli karena saat ini Leo adalah kunci kehidupan bahagianya. Sebuah taruhan dengan musuh bebuyutannya, Freya, membuat Saras harus menjadikan Leo pacarnya. Berbagai strategi dipakai. Rayuan mulai dilancarkan. Hasilnya? Tentu saja gagal. Menepis seluruh rasa benci dan malunya, Saras akhirnya meminta bantuan. Ekspresi santun dan pasrah dia pasang, meskipun mulut tajam Leo sering membuatnya berang. Taruhan selesai, Saras menang. Tapi masalah tak berhenti di sana. "Kita memulai dengan caramu, tapi sekarang kita pakai caraku. I love you. Kamu mau jadi pacarku beneran?" Sejauh yang Saras tahu, harusnya cewek senang saat ada pria yang mengucapkan cinta. Tapi ini justru sebaliknya. Saras terjebak dalam permainannya sendiri. Semakin lama, sikap Leo semakin membuatnya ngeri. [Repost Love-Hate Relationship dengan judul baru]

More details
WpActionLinkContent Guidelines