Farella Duarte Deolfi Barros, 26 tahun, adalah gadis biasa dengan hidup yang luar biasa, seorang gadis yang candala dalam menghadapi segala sesuatu yang rumit. Setiap pagi, ia berjuang menembus kemacetan kota Dili dengan satu senjata andalan, angkot jurusan Mercado Manleuana-kantor departamen komunikasi sosial keuskupan agung Dili. Di dalam kotak beroda itu, ia belajar banyak hal - dari sabar menghadapi penumpang yang suka nyerocos, sopir yang hobi muter lagu galau dengan volume maksimal, sampai drama tumpukan tagihan akhir bulan atau komat-kamit penjual pisang goreng yang tidak laku. Rutinitas Farra berubah sejak seorang pria asing - kalem, sopan, dan nggak ngeluh sama sekali meski duduk di bangku paling sempit - mulai naik di angkot yang sama setiap pagi
More details