Di Persimpangan Takdir

Di Persimpangan Takdir

  • WpView
    Reads 683
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 8, 2024
Setelah 7 tahun berpisah, Allah kembali mempertemukan Maudy dengan Nizam, dalam keadaan yang berbeda. Maudy menanggung luka karena batal menikah, sedangkan Nizam memelihara sakit karena ditinggal istrinya. Keinginan anak Nizam yang bernama Nitya pun menuntut mereka untuk selalu bertemu. "Tante, aku boleh panggil mama aja, gak?" Hampir saja Maudy tersedak salivanya sendiri mendengar pertanyaan Nitya itu. "Mama?" "Iya. Boleh, kan?" Maudy menatap Nizam, berharap lelaki itu mau membantunya. Namun, bukannya angkat suara, Nizam malah balik menatapnya dengan penuh harap. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah mereka bisa melewati segala rintangan setelah tumbuhnya cinta dan kasih sayang?
All Rights Reserved
#2
greatauthorsbatch2
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Takdir Cinta Hanafa
  • No Longer In Love
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • ZAYYAN AL-FARIZI (SELESAI)
  • Om, Ayo Nikah!
  • When I Met You REPOST (TERBIT DAN TERSEDIA DI PLAYSTORE, Karyakarsa)

#MantanSeries Bila orang bilang hal yang paling berpengaruh itu adalah perpisahan tanpa pesan, maka aku tidak menyetujuinya. Sebab, bagiku yang paling mempengaruhi bukan perpisahan tanpa pesan akan tetapi pertemuan kembali setelah perpisahan tanpa pesan. Dan hal itu, sangat berpengaruh pada cerita yang sudah dianggap selesai tapi kenyataannya belum. Dan kisah ini, sejujurnya aku tak ingin mengulanginya sebab ketika kenangan yang sudah berhasil dikubur mencuat kembali akan membawa cerita yang berbeda dengan kenyataan yang sempat diharapkan. -Setelah sekian lama kita tidak berjumpa. Aku kini mulai berpikir, apa yang harus kulakukan jika kita dipertemukan kembali. Haruskah aku menyambutmu dengan pelukan hangat ataukah kusambut dengan derai air mata kerinduan. Dan ternyata, setelah sekian lama. Kala waktu kita bertemu, ternyata kita bagai dua orang asing yang saling mengenal.- ----> Mawarmay Kediri, 23 September 2019 Cerita ini hanya fiksi semata, apabila ada kesamaan tempat, nama tokoh, kejadian dan beberapa hal yang mungkin terasa tidak asing maka ini hanya imajinasi dari penulis yang tertuang dalam kata. Jadi mohon dimaklumi atas unsur ketidakpastian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines