HOME
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 26, 2022
Bagiku, bermimpi untuk memiliki rumah itu suatu hal yang mustahil. Mungkin terlalu muluk bagi pendosa sepertiku bisa memiliki tempat pulang dan bersandar. Bukan tak pernah bersyukur akan takdir yang Tuhan berikan. Apalah daya ... diriku yang hanya manusia biasa tak luput dari berbagai rasa yang tumbuh di dalam hati: perasaan iri, dengki, sombong, dendam juga amarah dan kesedihan. Aku selalu bisa tersenyum, namun entah sejak kapan senyum palsu itu menghiasi wajahku. _Amara
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?
  • ARNWOLF (END)
  • Kau Rumahku
  • Keazen (A Sly World)
  • Auri, Cigarettes and Life
  • The Dark Side(END)
  • RUMAH KE DUA
  • enemy be lover
  • Love and Twilight
  • ZIVANA(ON GOING)√

senapati van der veen tak pernah mengira bahwa hari pertamanya di sekolah baru akan menjadi awal dari mimpi buruk yang nyata. semua tampak biasa saja-hingga ia menyadari sesuatu yang mengerikan: bayangannya telah menghilang. di sekolah ini, para murid hidup dalam keheningan yang tidak wajar, seolah ada sesuatu yang menahan mereka. para siswa baru dipaksa menandatangani sebuah perjanjian, tetapi tak ada yang benar-benar memahami konsekuensinya. bisikan-bisikan samar, lorong-lorong yang terasa lebih panjang dari seharusnya, dan tatapan kosong para murid lain membuat senapati semakin yakin-ada sesuatu yang mengurung mereka di sini. bersama natalie zhukova, seorang gadis yang tampaknya mengetahui lebih banyak dari yang ia katakan, senapati mulai mengungkap rahasia kelam sekolah ini. jiwa-jiwa yang terperangkap, janji-janji palsu akan kebahagiaan, dan sosok yang pernah ia kenal-kakaknya sendiri, maheswari van doorn veen. tetapi untuk membebaskan mereka semua, senapati harus menghadapi kebenaran yang jauh lebih mengerikan: siapa sebenarnya yang mengendalikan sekolah ini? dan apa harga yang harus ia bayar untuk melarikan diri? "di sekolah ini, kau bukan hanya seorang murid. kau adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar. dan begitu kau masuk... kau tidak akan pernah keluar dengan cara yang sama."

More details
WpActionLinkContent Guidelines