De Beers Moussaieff

De Beers Moussaieff

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 28, 2023
Kyle Heroz, gadis sederhana yang bersekolah di SMA paling elit di Kota Edmonton. Dirinya dituduh menjadi pencuri berlian terlangka di dunia milik direktur sekolahnya. Hal itu membuat dirinya bekerja sama dengan Zean McDiego, cucu donatur utama sekolah yang dikucilkan satu sekolah . Alih-alih masalahnya dapat terselesaikan, pertemuannya dengan Zean McDiego justru membawa dirinya kepada masalah yang mengerikan dan hampir merenggut nyawa keduanya. "ZEAN!!" teriak seorang gadis berkucir kuda setelah melihat laki-laki berhoodie hitam itu terkapar lemas di suatu gang sempit dekat sekolah. Disisi lain...berdiri seorang laki-laki tegap yang menatap gerak-gerik mereka berdua secara diam-diam. Bibirnya mengeluarkan seringai, matanya tersorot tajam lurus ke arah mereka berdua. "Jackpot!" gumamnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Dangerous Boy✅ {TURNER SERIES #1}
  • ALGANESSA
  • The way of Love [TAMAT]
  • [TERBIT] High School of Mystery: Scarlet Case
  • If I Have You Only
  • Masa SMK ✅

Dihadapi oleh kenyataan yang menyakitkan, Shella menjadi lelah untuk menjalani hidupnya. Ia berjalan tanpa arah dan tanpa jiwa. Kepercayaan yang ditaruhnya telah dipatahkan oleh orang yang dicintainya, saudara yang disayanginya juga meninggal dengan tragis. Ini sangat sakit. Ia telah jatuh pada lubang yang dalam dan tanpa dasar. Tidak ada yang mampu menolongnya dalam kegelapan. Dunianya seakan-akan runtuh, menghancurkan dirinya secara perlahan-lahan. Tetapi, tiba-tiba semuanya berubah sejak malam itu. Seorang pria yang terkenal kejam dan berbahaya datang padanya. Pria itu mengulurkan tangannya kepada Shella, membantunya untuk kembali bangkit. Ia seperti cahaya yang muncul dalam kegelapan, mengantarkan gadis itu ke dunia baru. Dunia yang tidak akan pernah disangka olehnya. Dunia yang penuh dengan Darah. *************** "MATI KAU SEKARANG JUGA," teriaknya murka. Gadis itu beranjak naik ke atas sofa dan dengan kejamnya ia memukul benda tersebut tepat di wajah Zavier beberapa kali. "Sepertinya kau yang harus mengecek otak miringmu ke dokter. SIALAN, hentikan Shella." Zavier meringis ketika wajah tampannya terus merasakan ciuman dari benda lembut itu, sementara kedua tangannya berusaha mencegah kelakuan dari Shella. Okay, gadis ini benar-benar brutal dan sungguh jauh dari prediksinya. "Okay, okay. Maafkan aku." Zavier dengan cepat membuang benda itu dan menangkap kedua tangan Shella. Ia memicingkan mata coklatnya dan menatap serius ke arahnya. Napas Shella sedikit memburu, kemudian ia sedikit memberontak agar tangannya dapat terlepas dari cengkraman pria itu. Namun, hasilnya nihil. Mereka saling menatap, hingga beberapa waktu telah berlalu dan Zavier baru sadar jika keadaan mereka terlihat sangat ekstrim sekarang. Dirinya yang berada di bawah, sedangkan Shella yang berada di atasnya dan tengah menatapnya dengan tatapan garang. Oh, ini tampak buruk dan tidak baik untuk kesehatan Zavier. DILARANG MEMPLAGIAT!? JUST GO AWAY PLAGIARISM.

More details
WpActionLinkContent Guidelines