Silent, Please! (Re-up)

Silent, Please! (Re-up)

  • WpView
    Reads 711,023
  • WpVote
    Votes 12,677
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 27, 2026
Ada nggak sih manusia bumi yang hidupnya monoton banget nggak ada cabang-cabangnya kayak aku? Setiap hari cuma jalani hidup seadanya. Nggak ada perlawanan, udah kayak hidup nggak mau tapi mati aja segan. Selalu nurutin perintah orang tua, disuruh ini itu nurut. Bahkan di suruh nikah sama orang yang nggak dikenal pun tanpa sungkan langsung ngangguk. Nggak nolak atau apa pun itu? Kayaknya cuma aku deh manusia bumi yang pantas banget dikasih penghargaan sebagai manusia terbaik. Di lamar sama orang asing--yang konon katanya temen paud langsung ngangguk aja nggak banyak protes. Cuma bisa berserah diri sama Tuhan semoga dibukakan jalan mudah selebar-lebarnya. ><>< "Calla, saya izin bawa kamu ke apartemen boleh?" "Ada cewek lain nggak, Mas? Saya ini tipikal cewek baik-baik yang memusuhi buaya!" "Tenang saja. Kamu cewek pertama yang saya bawa ke sana! Nanti malam jangan lupa, malam pertama kita!" "........" "Boleh kabur nggak sih?" "Nggak boleh, kamu sudah saya bawa masuk ke dalam hidupnya seorang Aditya Arsenio. Saya jamin kamu akan bahagia!" "Eitss, jangan lupa headset bluetooth saya di kembalikan. Nanti saya belikan yang baru, khusus buat kamu, istri saya!" Yuk, baca keseruan kehidupan Calla Heelwa dan Aditya Arsenio. Langsung ke prolog, ya? Jangan lupa dukungannya!
All Rights Reserved
#479
menikahmuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Way To You (END)
  • Arsyilazka
  • My Duchess / End
  • JODOH salah ngomong
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • My Annoying Little Wife #WRITONwithCWBP
  • RAKAALENA
  • Be My Husband [END]

"Apa Pa? Menikah? Papa mau ngancurin hidup Arka seberapa jauh lagi?" dan satu tamparan mendarat di pipi gue. "Jangan bodoh Arka, menikah itu hanya pekara status, tidak akan ada yang berubah, kebebasan kamu masih seperti dulu." . . . "Lo beneran dipaksa nikah? Bokap lo bener-bener gila, dia gak tahu atau memang gak mau tahu? Menikah sama lo itu artinya perempuan itu siap masuk dalam kawasan berbahaya kapan aja." "Lo gak liat muka prustasi gue sekarang? Gue bahkan hampir gila ngebayanginnya Fa, ngurusin hidup gue sendiri aja gue cukup kelimpungan, nah lo bayangin gue disuruh nikah? Gue kudu kerja ekstra kalau masih mau bertahan hidup" "Jadi apa rencana lo?" "Menolak nikah udah gak mungkin, Anindya Putri tunggal dari Hanif Grup, selidiki semua tentang dia dan kasih gue informasinya secepat yang lo bisa!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines