Story cover for Ambivalen by _scritturastorie
Ambivalen
  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Aug 07, 2022
Ini tentang sosok gadis bernama Carolina Rinai Hanggini, remaja 17 tahun yang terjebak dalam masalah keluarganya sendiri. Lika-liku kehidupan dan permasalahan antara dia dengan cowok indonesia blasteran Spanyol-America yang tak kunjung selesai. "Bagai makan buah simalakama", di hadapkan dengan pilihan yang serba salah, yang nantinya mungkin akan memecah belah hubungan dirinya dengan teman-temannya.

Nicholas Andrew Alessanurios Delano.
Dibalik wajahnya yang tampan bak dewa yunani ini,ternyata menyimpan banyak luka yang terus ia pendam.
Hubungan antara dirinya dengan Papa kandungnya yang merenggang,sampai suatu masalah masa lalu yang berhasil menyeretnya ke dalam jeruji besi di umurnya yang masih remaja.


Antara cinta & benci. Kedua insan itu terjebak dalam perasaan yang sama dan saling bertentangan. Semakin besar rasa cinta mereka, semakin besar pula rasa benci yang tumbuh di lubuk hati masing-masing. Jarang saling terbuka, lebih suka memendam semuanya tanpa bersandar satu sama lain. Wisata masa lalu yang mungkin terus menghantui dan terasa seakan tidak pernah selesai. Apakah kedua sejoli itu lebih suka berdistraksi? Sehingga tidak ada keinginan membagi beban yang begitu berat di pundaknya?

I don't know.
Tidak ada yang tahu selain mereka 
dan Tuhan.
All Rights Reserved
Sign up to add Ambivalen to your library and receive updates
or
#60mentaldisorder
Content Guidelines
You may also like
Asmara Nirmala (End ✓) by caacomel
37 parts Complete
Bagaimana jadinya ketika udah lost contact dengan teman masa kecil lo selama 14 tahun, sekalinya ketemu lagi kalian langsung jadi tunangan? Itulah hal yang dialami oleh Giselleya Nirmala. Gadis cantik, yang memiliki kulit putih bersih dan rambut hitam kecoklatan bergelombang, dengan tinggi 160cm ini memiliki rasa kecewa pada mantannya yang membuatnya sulit menerima orang baru. Namun bukannya orang baru, orang lama lah yang berhasil mendobrak hatinya. Bukan mantannya, melainkan teman masa kecilnya. Alendra Prajasmara. Pria blasteran Indonesia-Jerman, memiliki tubuh atletis, struktur wajah yang sempurna bak Dewa Yunani, serta tinggi 183cm. ____ Giselle tersenyum miring. "14 tahun? 14 tahun lo di Jerman tanpa gue, dan gue lihat lo fine-fine aja." "Dan selama 14 tahun juga, aku gak pernah sekalipun dekat dengan gadis lain." "Lo pikir gue percaya sama omong kosong lo itu?" "Harus." Mata Giselle kembali berkaca-kaca. "Tapi selama 14 tahun ini... Gue dekat sama beberapa cowok." jujurnya. ____ "Kalian ini ngapain sih? Tindih-tindihan, Giselle pakai handuk doang, Alendra bajunya robek." tanya Georgio ayah Giselle, sembari memijat pelipisnya lelah. "Udah kayak syuting MV gagal." lanjutnya. "Ayah, Bunda, jangan nikahkan paksa aku sama Alendra, ya." ucap Giselle memelas. Mendengar ucapan putrinya, Linda mengulum bibirnya menahan tawa. "Enggak! Kalian harus nikah!" ucap bunda dengan mode serius. "Ayah..." Giselle menatap Georgio penuh harap. "Giselle... Sebenarnya ayah, bunda, mama, dan papa nya Alendra berniat menjodohkan kalian." ____ "Aduh! Badan gue sakit semua!" keluhnya. "Akh! Berasa di timpa beban hidup." tambahnya sembari berusaha meregangkan otot tubuhnya. "Baru di tindih aja, badannya udah sakit-sakit segitunya. Apalagi kalau--" "DIAM, ALENDRA MESUM PRAJASMARA!" Tawa Alendra kembali pecah menatap wajah Giselle yang sudah memerah seperti kepiting rebus akibat merasa malu. "Dalem, Giselleya Prajasmara." ____ What's next? Let's follow their story!
You may also like
Slide 1 of 10
Hujan dan Sebuket Dandelion cover
Andira [End]  cover
Rindro (SELESAI) cover
Edelweiss or Dandelion. (On Going) cover
Prince Untuk Alea cover
STRICT cover
Kinara: Love Yourself cover
Sebatas Angan Senja cover
AURORA [END] cover
Asmara Nirmala (End ✓) cover

Hujan dan Sebuket Dandelion

6 parts Ongoing

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"