Amanda Story

Amanda Story

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 30, 2025
Di sini adalah kumpulan sepotong cerita dari kehidupan Amanda, seorang remaja yang di hadapkan kehidupan pahit. Kehilangan orang yang di sayang bukan lah hal yang mudah, namun hidup harus tetap berjalan. Dalam kehidupan ini tidak ada yang tahu, siapa duga Amanda dipertemukan kembali oleh lelaki yang selama ini ia cintai, selama ini hanya bisa melihat dari kejauhan. Akankah cinta Amanda dengan lelaki itu berhasil? Apakah ini takdir untuk mereka berdua? "Aku pernah hampir meninggal" Ucap Amanda dengan mata yang sudah merah lebam akibat terlalu banyak menangis. 8 Juni 2025 #1 in u15 - 8 Juni 2025. #1 in 15tahun - 8 Juni 2025.
All Rights Reserved
#145
ulangtahun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • That Feeling When - Lee Heeseung
  • Lucky ㅡ [COMPLETED]
  • EISHA [LENGKAP]
  • LEORA
  • KIARA [End]
  • Month of Death  [24679]

Atha dan Harsa-dua nama yang pernah tak terpisahkan. Sejak masa SMP, Atha selalu ada di setiap langkah Harsa. Ia adalah pendengar setia, penghibur di saat-saat gelap, dan penjaga rahasia perasaannya sendiri. Namun hidup punya caranya memisahkan dua hati yang saling mengenal terlalu baik. Tanpa pamit, Atha menghilang, meninggalkan Harsa hanya dengan ingatan yang samar namun tak pernah benar-benar pudar. Tiga tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali di bawah langit yang sama-kali ini di lingkungan kampus. Tapi segalanya berbeda. Atha memilih berdiri di kejauhan, mengamati tanpa suara, sementara Harsa, yang kini berdiri di atas panggung musik, mulai merasakan kekosongan yang tak bisa diisi oleh siapa pun selain... dirinya. Perlahan, masa lalu yang terkubur mulai menguak. Rasa yang dipendam mulai menuntut untuk diakui. Dan di antara denting gitar, tawa yang tertahan, dan tatapan yang terlalu lama terjebak, Atha dan Harsa harus menjawab satu pertanyaan: berani kah mereka memberi kesempatan kedua pada sesuatu yang tak pernah benar-benar berakhir? -Jakarta, 8 Februari 2025-

More details
WpActionLinkContent Guidelines