Transmigration  [One Shoot] Nct ✅

Transmigration [One Shoot] Nct ✅

  • WpView
    Membaca 31
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadLengkap Sen, Agt 8, 2022
[BIASAKAN MENINGGALKAN JEJAK] Wanita yang biasa tampak agung dengan balutan busana mahal serta sebuah mahkota dipuncak kepalanya kini terlihat tak berdaya di hadapan kokangan pedang mengkilap yang siap menebas lehernya hingga putus. Senyum sumir yang biasa selalu ia tampilkan dihadapan para rakyat kini tak lebih hanya untuk menutupi luka yang bersembunyi dibalik tatapan sang wanita. "Apakah ada yang ingin Anda sampaikan untuk terakhir kalinya?" tanya seorang wanita lain yang tidak lain adalah Ibu Suri Haisha, disamping wanita itu ada selir Lee Bona, yang sepertinya akan segera diangkat menjadi Ratu menggantikan Ratu yang lama. Cha Bona menatap dengan sendu ke tengah alun-alun, turut berduka atas apa yang menimpa mantan Ratu Xiao jira, meskipun wanita itu hampir saja membunuhnya, tapi tetap saja ia masih selamat sementara wanita yang pernah menjadi nomor satu Kerajaan itu, kini tentu saja tidak akan pernah bisa melarikan diri dari kematian yang sebentar lagi akan menimpanya. Tapi sayang sekali semua yang ia tampilkan dipermukaan itu hanya topeng, menarik simpati orang-orang adalah tujuannnya, jika saja seseorang bisa lebih jeli pasti bisa dilihat ada seringai tertahan yang bertengger disudut-sudut bibir wanita itu. "Aku ingin, Rajalah yang mengeksekusiku." Semua orang terkesiap, tidak menyangka bahwa dari banyaknya permintaan terakhir yang bisa ia minta, mantan ratu kerajaan Hanzhi itu justru malah memilih hal yang semacam ini. "Bukankah hari ini sangat cerah yang mulia?" Tangan sang Raja terkepal kuat. "Hari yang sangat pas untuk merayakan sebuah pesta kemenangan__" Rahang pria itu mengeras. "__karena pada akhirnya kau dan selir itu akan bersatu dan aku tidak akan lagi menjadi penghalang untuk kalian, sebab nyawaku akan segera dicabut oleh yang Mu__" Ctass.... . . . Love
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [END] Putri Bupati yang Melawan Hantu Setiap Hari
  • Sang Panglima (Tamat)
  • [END] Bai Lian Girl With Her Overturned
  • I'm More Than Just A Princess
  • END - Aktris pendukung di harem tiran
  • The Impossibility
  • Liontin Time (NominHyuck)

Penulis: Ruxue Li Huan dipindahkan ke naskah pertarungan istana . Dia terlahir kembali sebagai ibu tiri seorang tiran kecil, dan dikirim untuk membawa keberuntungan bagi bupati brutal yang akan dikubur dalam naskah. Akibatnya, pernikahan itu tidak jadi dilaksanakan, sang bupati marah besar dan ingin Li Huan dikubur hidup-hidup bersamanya. Setelah Li Huan bertransmigrasi, dia mendapati dirinya duduk di kursi sedan pengantin yang dibawa ke Istana Bupati. Pembantunya menangis tersedu-sedu dan berkata bahwa ia ingin melarikan diri bersamanya. Li Huan menatap calon pahlawan wanita itu dengan perasaan campur aduk. Menurut alur cerita, mereka bertemu dengan kereta kuda milik tiran kecil itu tepat setelah mereka melarikan diri. Pembantunya dipilih oleh tiran kecil itu pada pandangan pertama dan menjadi Ratu. Dan dia, Li Huan, ibu tiri yang malang, menjadi umpan meriam dan meninggal di istana yang dingin. Li Huan berpikir keras: Kenapa? Kenapa tidak pergi ke Istana Bupati untuk mendapatkan beberapa makanan dan beberapa perhiasan emas dan perak sebelum melarikan diri?   *** Beberapa hari kemudian, Li Huan telah kenyang, menaklukkan beberapa setan, dan mengisi tas dengan barang-barang berharga, siap untuk melarikan diri. Di ranjang kematiannya, bupati yang hendak dimakamkan itu tiba-tiba membuka matanya dan hidup kembali. Li Huan dihadang di halaman olehnya dan tertangkap basah. Jiang Chuhan memeluknya erat-erat: Perbendaharaan negara adalah milikmu, dan kamu milikku.   

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan