LAR (Pengintai Klan Matahari)

LAR (Pengintai Klan Matahari)

  • WpView
    Reads 253
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 10, 2023
(Bumi series inspiration) Aku terbangun dan tampak wajah dihadapanku. seseorang dng mata yang sebelah kiri berwarna merah darah dan sebelah kanan nya yang masih normal. 3 luka yang ada di wajahnya, 1 di pipi dan 2 luka di dahi. "Halo nak." Orang itu menyapa dengan wajah yang menyeramkan bagiku. Aku termangu menatapnya. Aku sedikit takut dan cemas. "PERGI LAH KAU MONSTER!!!" Aku berteriak keras menyuruhnya menjauh. "Tenang lah, aku bukan bermaksud menyakiti mu" Orang itu mendekat. Aku memutuskan menyerang orang itu terlebih dahulu. Tangan kanan ku terangkat dan mengeluarkan petir biru. Petir ku menyambar udara kosong. aku termangu. Siapa orang itu? ~•~ Namaku Lar. Dari Klan matahari. Umurku 14 tahun. Banyak orang bilang bahwa aku sangat lah unik. Entah apa uniknya. Apakah karena aku seorang pengintai klan matahari. Yang aku tau pengintai kebanyakan klan bulan. Dari kecil aku selalu mengambil dompet ortuku tanpa diketahui. Apakah itu uniknya?
All Rights Reserved
#19
bumiseries
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Hunter's Moon (Moon Series #1)
  • Abah Dosen [COMPLETED] | TAMAT
  • sraddah (on going)
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • My Duchess / End
  • Hi Crush! (udah selesai)
  • i'm not a murderer [TAMAT]
  • Missing { Who Are You}

Saat itu adalah malam yang gelap. Aku setengah berlari, ketika mulai menyusuri jalanan yang dingin dan gelap. Beberapa lampu jalanan di sekelilingku tidak menyala. Instingku terus-terusan memperingatkan aku untuk berlari. Aku mencoba untuk terus berjalan dan tidak panik. Tapi, sayangnya aku ditarik oleh empat pemuda asing. Badan mereka besar dan memiliki warna mata yang aneh. Mereka berempat mengepungku. Aku hanya bisa menyerah. Saat aku melihat peluang kabur. Aku segera berlari. Tapi mereka malah menarikku hingga aku terjatuh. Selanjutnya, mereka berubah. Menjadi mahkluk berbulu berkaki empat yang besar. Apakah aku sedang berhalusinasi? ------------------------------------------- Dear readers, yuk support penulis dengan kasih vote di tiap chapternya yaaa. Have a nice read all 🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines