13 bab Lengkap Brakkk
Nampan yang dibawa Ana tumpah. Makanan yang ia bawa pun jatuh sudah tak terbentuk. Apalagi bajunya yang sudah tidak bisa terselamatkan akibat kuah minuman yang tumpah di bajunya.
Ana menatap ke depan melihat siapa yang menabraknya ia sudah mengumpulkan beribu-ribu caci makian untuk mengatai siapa yang menabrak dirinya.
Tampak seorang laki-laki yang menatapnya tanpa berkedip sedikit pun. Ia memandang sorot mata pria itu yang ternyata mengarh ke dadanya. Ana melihat ke arah dadanya yang ternyata bajunya sudah basah kuyup dan menampakkan jiplakan BH-nya yang berwarna hitam kontras. Ana menutupi dadanya dengan menyilangkan tangannya. Lalu ia pergi meninggalkan cowo itu. Ia malu karena menjadi sorotan banyak siswa dan siswi yang ada disana. Oh sungguh memalukan batinnya. Awas saja jika bertemu kembali dengannya ia akan membuat perhitungan kepada cowo tersebut.
"Arghh sexy." batin cowo itu yang tak lain adalah Alkan.