Story cover for Cavin by bbabypan_
Cavin
  • WpView
    LECTURAS 55
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 55
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado ago 09, 2022
~only met once and hard to meet~

[Sequel cerita Deep Silence]

Ini kisah Cavin Alvino Wiliam.

Seorang pemuda tangguh yang berusaha menjadi abang terbaik untuk Rara, adiknya.

Kenyataan yang Cavin terima membuat nya sadar. Ternyata Rara nya, adik manisnya, selama ini kesepian. 

Rara pergi meninggalkannya membuat Cavin kehilangan separuh kesadarannya.

Apakah Cavin bisa melakukan kegiatan sehari-harinya tanpa Rara?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Cavin a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#304alone
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Sejenak Luka cover
Once and Never Again cover
My Home [Hujan Series] cover
Aku Bukan Dia ( kita Berbeda ) cover
Last Wish For Dad cover
Saudara Tiri || Ending ✅ cover
Jejak Sunyi Diantara Hari cover
DAFA STORY  cover
GAVIN cover
Different [END] cover

Sejenak Luka

17 partes Continúa

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Nara tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Nara tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Nara menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Nara di hidup mereka. Karena Nara cacat. Penuh cela. Nara dibenci. Nara disiksa. Nara ditinggal. Nara tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Nara bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.