Something Called Hope | Completed

Something Called Hope | Completed

  • WpView
    Reads 8,524
  • WpVote
    Votes 202
  • WpPart
    Parts 61
WpMetadataReadComplete Fri, Oct 31, 2025
[TEENFICTION] [16+] "Kenapa lo melakukan semua ini?" tanya Nesya penuh emosi. Seseorang itu mencondongkan badan lebih dekat dengan Nesya, lalu tersenyum puas. "Karena gue pengen menghancurkan hidup lo dan berharap lo enggak pernah bahagia." "Sialnya hidup gue udah hancur bahkan sebelum lo berniat melakukan itu," katanya miris, bersuara lebih lirih daripada sebelumnya. _ Nesya Amalia, si anak emas sekolah, pemegang singgasana peringkat pertama paralel di sekolah, berturut-turut menyabet juara olimpiade sains nasional, dan jago bermain piano. Namun semua itu tidak pernah terlihat di mata Mama, tidak peduli sekeras apapun usahanya. Arkana Mahendra, si kapten basket, sahabat Nesya yang punya love language act of service, dan jago berkelahi. Hidup di keluarga yang tidak pernah mendukung impiannya, ia tumbuh menjadi remaja yang tempramen. Ia selalu menjadi orang pertama yang maju untuk membalas dendam jika Nesya disakiti dan terluka. Namun hubungan keduanya merenggang ketika pemeran-pemeran baru hadir dalam hidup mereka. Ada Satya Devanka, si pecinta sunyi yang misterius. Ada Salsa Gita Yunanda, si murid pindahan yang punya hobi melukis. Ada Dewa Yunanda, si pemilik cafe yang terjebak di masa lalu bersama kenangan kekasihnya. Lalu ada pemilik akun email misterius bernama escenadelcrimenn@gmail.com yang mengirimkan teka-teki dan teror secara brutal berimbas taruhan nyawa. Pada situasi yang semakin tidak terkendali, Nesya hanya mampu berharap semoga keadaan bisa segera membaik. Impiannya dan segala usahanya bisa dilihat dan dihargai oleh mamanya. Teka-teki bisa terpecahkan. Serta teror demi teror bisa dihentikan dan tidak ada lagi teman-temannya yang menjadi korban. Mampukah harapan-harapan itu menjadi kenyataan? Dan siapakah sebenarnya dalang di balik pemilik email misterius itu? Yuk baca kisah lengkapnya di sini! Content warning: Suicide, harsh words, self harm,, physical abuse, blood Cover by: Srynurh Copyright © 2024
All Rights Reserved
#888
retak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARKALYA (END)
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Crazy Seniority 2 [Completed]
  • BOOK 1 MISSION SERIES: MISSION IN CASE (Pindah ke Innovel)
  • ALGENTA
  • FLEUR ✓
  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati
  • From Ghesya To Esya

[Non-baku] "Gue gaakan lepasin lo gitu aja!" "Gue ngaku kalah." . . . Defalya Deynira, Gadis cantik dengan tubuh proporsional itu mulai memasuki kehidupan baru di lingkungan barunya. Ia menginjakkan kakinya kembali di kota Jakarta ini setelah sekian lama tinggal bersama kakek dan neneknya di negeri Paman Sam. Dengan berbekal bayangan sekolah di Indonesia dari cerita kakak laki-lakinya, ia pun akhirnya memutuskan untuk bersekolah di salah satu sekolah swasta dibandingkan memilih tawaran kedua orang tuanya yang menyarankan untuk home schooling. Namun, semuanya tidak akan berjalan selancar bayangannya, tanpa ia sadari, dengan memutuskan untuk bersekolah di sekolah swasta tersebut akan membuatnya merasakan hal-hal diluar dugaan yang dapat memporak-porandakan hatinya. Arka Fasha Aditama, Putra dari pemilik perusahaan besar yang sedang mendominasi ini dapat melumpuhkan ratusan hati wanita dengan parasnya yang hampir sempurna. Jabatan ketua osis yang dimilikinya membuat hari-harinya di sekolah selalu diisi dengan pujian dan sorakan dari banyak "penggemar"-nya. Namun, ia tetaplah seorang remaja SMA yang kehidupannya terisi dengan berbagai kenakalan remaja. Balapan, tawuran, dan pembullyan adalah kegiatan hariannya. Sampai suatu ketika, semuanya mulai berubah dengan adanya seseorang yang tidak direncanakan masuk ke dalam pikiran dan hatinya. ARKALYA, Entah akankah kedua remaja tersebut dapat bersatu dengan mudah seperti rangkaian nama diatas, atau kah akan ada yang menorehkan luka membekas pada salah satunya? Mereka terjebak, Terjebak dengan perasaan dan rangkaian pemikiran mereka sendiri. -Chipsta- Cover original pict from pinterest, edited by me;

More details
WpActionLinkContent Guidelines