AL VIRZA
  • WpView
    LECTURAS 25
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ene 31, 2023
"kiri kanan kulihat saja banyak pohon pinus" "cemara alin, masa lagu begituan masi salah" "bukan nya pinus" balas nya dengan binggung "lagu anak tk njir" *** "narsis banget tu kakel gantengan juga gw" "kan emang ganteng , palingan nanti lu suka" "gue masi normal neng" *** "kak virza ganteng"senyum terukir di bibir nya memandang wajah virza "baru sadar lu"singkat virza ** "alinn su...kaa samaa kak virza"ucab nya terbata dan langsung berpaling "urusan nya sama gue?"balas nya lalu pergi *** "kak virza baik juga ya" balas nya ketika berada di belakang virza. "emang"cetus virza memacu kendaraan *** "jangan tinggalin alin ya" "gak bisa janji"
Todos los derechos reservados
#876
mental
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ANELKA CALVARY
  • the other side
  • about us and him ✔️
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • KIARA [End]
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • ALCA STORY
  • BarraKilla
  • Don't Talk About Money

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido