Lily
  • WpView
    Reads 178
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 11, 2022
"Karena kamu abadi di setiap goresan kuasku." Lily terbiasa dengan kehilangan. Orang tuanya bercerai kala ia berusia enam tahun, dan semenjak itu ia tinggal bersama keluarga Bulik Fatma lantaran tidak ada keluarga deket yang bersedia merawat. Darah Seniman mengalir kental di dalam tubuhnya berkat sang Ibu yang memiliki kegemaran melukis. Maka, sejak kecil Lily sudah terbiasa dengan kanvas, kuas, dan aroma cat air. Pertemuan dengan senior kampus bernama Dirgantara membawa warna baru bagi lukisan-lukisan Lily. Ia terpesona dengan cara pemuda tersebut merekam banyak hal menggunakan kuas ajaibnya. Ya, Lily jatuh cinta sejak kali pertama iris mata mereka saling bertemu. Namun, sekali lagi, Lily sudah terbiasa dengan kehilangan. Di saat dua insan itu berjuang mempertahankan genggaman tangan mereka, lantas Ia berharap semesta tidak menarik paksa kebahagiaan di antara keduanya.
All Rights Reserved
#105
seni
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DisAddict 2 - After Married [TAMAT]
  • Jodoh dan Takdir
  • Endles Love
  • BAD BOY
  • I Believe ✓️
  • The Unwritten Rule [21+]
  • Two Marriages, Two Loves
  • SECOND MARRIAGE ✔️
  • Cinta yang Tak Dibagi, Tapi Dimiliki Bersama
  • LOVELY KARENINA (SUDAH TERBIT)

[Sebagian Part Sudah Dihapus] Info lebih lengkap ada didalam. *** CUP Disa membelalakkan matanya lantas memukul mulut Abi kencang. "Banyak orang. Gimana sih!" Omelnya setelah menerima kecupan singkat dari Abi dibibirnya. "Ya nggak pa-pa... udah sah ini." ujar Abi santai. "Nggak begitu kali, Bim. Sah juga harus tahu aturan, masa iya mentang-mentang sah mau asal nyosor aja di depan umum." Sewot Ika. "Semoga cucu Papa nggak mesum kayak kamu, Bim." Gumam Brama, sedangkan ditempatnya duduk, Hanung ikut mengamininya. "Mesum itu naluriah, pak Bramasta Abimanyu... kalo nggak mesum nggak akan jadi anak." kata Abi. Entah sadar atau tidak dia berkata seperti itu. Babak kedua perjalanan cinta Abi dan Disa, yang kini sudah berganti status menjadi orang tua muda. Bertambahnya tiga anggota keluarga sekaligus membuat Abi dan Disa kewalahan, namun merasa sangat bersyukur. Mereka merasa sempurna, atas kehadiran satu sama lain di hidup mereka. ● ● ● Cover : Image from Pinterest Edited by Dean PERINGATAN! Dilarang keras melakukan tindakan Plagiarisme (Plagiat), Menerbitkan Ulang (Republish), dan/ atau Membuat Ulang (Remake) cerita saya tanpa izin. greenteachoco, 2017.

More details
WpActionLinkContent Guidelines