LUKA
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 14, 2022
Luka, sebagai si melankonis pria. Mencintai apapun tentang segala jenis diksi, setiap bait dan sajak yang pernah di kecap oleh raganya, menari di antara ilusi yang diyakini tak akan pernah datang mengolok-olok lukisan mimpi, yang telah dirangkai olehnya. Cerita sebagai dia, dan sebagian kecil hatinya yang tak tertata. Siapa kira? Setiap wanita katanya selalu tertawa pura-pura bahagia terkadang melupakan frasa indah tak terduga, menari dalam orkestra dengan cerita yang berbeda beda. Untuk luka, semua sama dimatanya. Wanita dan pria tetap bisa berpura-pura bahagia, keduanya juga kapan saja bisa datang sebagai peran si pendosa Yang meninggalkan, yang membohongi, serta yang pergi dan tak pernah kembali Bagi luka, semuanya hanyalah sebuah drama
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Are Mine [Terbit]
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Just Words
  • Hurt.
  • My Poems!
  • The Art of Remembering You
  • you again ✔

Terbit dengan judul 'Aku, kamu, dan Masa lalu.' _______________________________ ‍"Kamu lebih pilih aku pacar kamu, atau dia masa lalu kamu?" -Rindu "Sorry, untuk saat ini gue lebih pilih dia. Karena dia lebih membutuhkan gue dan gue harus jaga dia." -Damian "Segitu pedulinya kamu sampai harus jagain aku, Dam?" -Reva ^^^^^^^^ Ternyata benar, cinta tidak selamanya memberi kebahagiaan. Namun, cinta juga mampu memberi rasa sakit yang bisa membunuh secara perlahan. -Rindu Agmasiana _____________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines