Pergilah

Pergilah

  • WpView
    Reads 458
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 25, 2022
Menjalani kehidupan selama ini penuh kesendirian, bayang-bayang masa depan dan segala hal yang menakutkan membuat Keynara memutuskan untuk tetap kuat menjalaninya. Namun, semua itu tak mudah ketika masa lalunya yang kelam selalu membuatnya takut ketika bertemu dengan setiap lelaki yang ada. Bahkan, dia harus menghindar dengan cara yang tidak sopan. Hingga, suatu hari dia bertemu lelaki yang bahkan tak terduga membuatnya tak merasa takut. Dia yang tidak mau menjalani pengobatan selama ini pun mau tak mau memutuskan untuk mendekati lelaki itu supaya bisa sembuh dari ketakutannya ini. Hal yang aneh, tetapi ini nyata. Mampukah Keynara melewati semuanya dengan baik? Terlebih ketika masa lalunya hadir kembali di masa depan?
All Rights Reserved
#376
diterbitinclover
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • My Childish Wife [TAMAT]
  • [END] When the Stars are Tired
  • CINTA SANG AJUDAN (Mantan Suamiku, Berhentilah Menggodaku)
  • RELUCTANTLY YOURS
  • LUKA HATI DITA

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines