Langit Milik Awan

Langit Milik Awan

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 14, 2024
WpInfo
Fanfic
1Direction
Mungkin Ayra salah satu anak yang tidak mempermasalahkan orang tuanya bercerai. Jangankan keberatan atau menerima dengan hati yang berat, gadis itu bahkan berkata "Kapan aku melarang perceraian?" dengan nada santai saat orang tuanya meminta izin bercerai. Saat orang lain bertanya apa alasan ia tidak keberatan, gadis itu dengan ringan menjawab "Kan enak jadi punya dua rumah." Orang mengenalnya dengan sifat yang tak pernah memandang masalah dengan serius, selalu santai dan ceria. Di sekolahnya mungkin ia termasuk salah satu siswa yang diirikan, karena hampir seluruh guru maupun staff mengenal dan tak jarang menyukainya apalagi seluruh kaum adam mulai dari yang kaku, cuek, tampan, kaya, berandalan, humoris, jamet sampai yang culun pun akrab dengannya. Tapi, Tuhan itu adil. Tak ada manusia yang sempurna dan tak ada manusia yang tak punya masalah hidup. Ayra Raninditha, gadis dengan seribu topeng di wajahnya. ___________________ "Ayra," "Ya," "Rumah itu apa?" "Rumah?" Pria itu mengangguk. "Tempat untuk tinggal tapi belum tentu tempat untuk pulang." Jawab gadis itu lalu menyunggingkan senyum tipisnya. ___________________ - Jika ada kesamaan plot, alur, nama tokoh dan lain-lain. Itu adalah unsur ketidaksengajaan. - Cerita ini mengandung kalimat kasar, adegan kekerasan, dan beberapa hal yang termasuk dalam unsur dewasa. Harap bijak! ___________________ Kamis, 11 Agustus 2022
All Rights Reserved
#86
it
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 00.00
  • Air Mata Elara
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Assalamu'alaikum Jinan ✓
  • Rintik Hujan
  • SELF LOVE
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • ARGA [TAMAT]
  • ARJUNA
00.00

[REUPLOAD] "𝚂𝚎𝚙𝚊𝚜𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚞𝚔𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛 𝚍𝚞𝚔𝚊." -𝒜𝓂𝑒𝓎𝓈𝒾𝒶𝒶, 𝟢𝟢.𝟢𝟢 "Tolong jemput gue, Ka," pinta gadis itu. "Gak bisa, gue mau jemput Nilam." Jawaban dari seberang sana. "Berarti gue boleh minta jemput Sekala?" tanya gadis itu akhirnya. "Ganjen banget! Pesen taksi kan bisa." Gadis itu memasang raut tak percaya. "... gak waras lo, Ka." •••• "Lo lebih ngebela Nilam dibanding gue yang pacar lo sendiri, Ka!?" bentak Kara. "Nilam itu lagi sakit, Kara!" Naka balas membentak gadis itu. "Iya, sakit jiwa!" tandas Kara. •••• "Naka! Lo bilang lo bakal selalu percaya ama gue!" ucap Kara memohon "Itu dulu. Minggir!" ucap Naka dingin. •••• "Bahagia terus, Kara." "Lo peduli?" •••• "Pilihan lo cuma dua." "Mati tragis." "Atau hidup tragis." -00.00 Start ➡️11 April 2021 End ➡️9 Agustus 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines