Hope?
  • WpView
    Reads 375
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 30, 2022
Pertarungan antara dua kaum yang tidak pernah bisa bersatu, dicerita ini tidak ada yang namanya baik maupun jahat. Tapi cerita ini menceritakan tentang hubungan yang longgar. Sierra, gadis berumur 17 tahun terpilih untuk menghadapi pilihan yang menunggu dia di depan mata. Mungkin dia akan mengalami kesulitan, tapi apakah kesulitan itu akan membuat dia patah semangat?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kutukan Tumbal
  • Under The Midnight Sky
  • Kepingan Hati yang Hilang
  • A Memory of You
  • GRIZLEN {On Going}
  • The Hidden Land Of Gabina: The Beginning [✓]
  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • You're My Destiny My Randolf

Kaila hanya menginginkan ketenangan di sekolah barunya, terlepas dari takdirnya yang dapat melihat makhluk tak kasat. Namun, bagaimanapun Kaila berusaha mengabaikannya, Jean-sang cowok hits sekolah-dan nyawa-nyawa yang terancam lainnya membuat Kaila harus terjun di tengah-tengah misteri kutukan yang meminta tumbal. *** Ketika ibunya mendapatkan pekerjaan di kota sebagai asisten rumah tangga dan majikan ibunya menawari Kaila kesempatan untuk bersekolah di sekolah bagus tanpa memikirkan biaya, ada perasaan mengganjal yang dirasakan Kaila sebagai gadis indigo. Tak lama, Kaila mendapati sekolah barunya merupakan rumah sakit yang penuh sesak dengan makhluk tak kasat mata yang ingin dia jauhi. Namun, kenyataan tidak berjalan seperti keinginannya ketika sosok hantu menuntut bantuannya, belum lagi Jean-sang cowok hits sekolah-yang ingin mengakrabkan diri mengundang lirikan tidak suka dari gadis-gadis yang mengaguminya. Sialnya, sebuah kutukan yang sempat Kaila jumpai seakan mengikutinya dan mulai menuntut bayaran nyawa, termasuk nyawa Jean. Kaila memutuskan dia tidak bisa lagi memalingkan muka, tetapi bagaimana jika rahasianya terbongkar?

More details
WpActionLinkContent Guidelines