We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ibu Untuk Zea

Ibu Untuk Zea

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 11, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Ayah, kata Eun punya ibu itu enak, ya? Katanya lebih enak dari makan es krim. Apa benar, Yah? Apa ibu bisa dibeli? Di toko ada, kah? Apa ibu itu bentuknya lucu? Kata Eun sangat menyenangkan, aku juga ingin, Ayah! Ayo, belikan aku satu!" Hati Taehyung Kim mencelos sakit. Sangat sakit mendengar unek-unek putrinya yang terdengar polos. Mengapa dia bisa berpikir bahwa seorang ibu bisa dibeli di toko? Sudah enam tahun Zea hidup tanpa ibu, tanpa tahu seperti apa rupa dan bentuk sang ibu. Wajar jika pertanyaan polos seperti itu keluar dari mulutnya setelah hati kecilnya tergerak. "Zea mau es krim?" "Iya, aku mau! Aku mau rasa coklat dan stroberi." "Boleh. Ayo!" ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aleum And 7
  • 𝐓𝐀𝐄𝐍𝐍𝐈𝐄
  • Where's Home
  • Because Of You
  • 𝐓𝐔𝐀𝐍 𝐌𝐔𝐃𝐀 𝐊𝐈𝐌
  • IBU MERTUA ADALAH MAUT ( TAEKOOK VKOOK ) part 3
  • My Boss Is OverHormone🔞 (VKook END)
  • too late to fall in love✅
  • Eunu mau bunda baru, yah!!!!!

"Dia Aleum." "Maksudmu?" "Dia adik kita." Hidup mereka rasanya tanpa arah saat sang Ayah yang merupakan orang tua satu-satunya untuk mereka pergi dari dunia ini, ditambah lagi, saat anak tertua dari keluarga Kim memperkenalkan seorang gadis kecil berusia empat tahun yang sedang mengenakan baju duka dihiasi dengan wajah sembabnya. "Kau gila?! Anak ini berusia empat tahun! Jungkook bahkan berusia empat tahun! Bagaimana bisa dia menjadi adik kita?" Anak kedua keluarga Kim menatap kakaknya tidak mengerti, ohhh ayolah, mereka sudah dikagetkan dengan kepergian ayah mereka secara tiba-tiba, tidak lucu jika bercanda dengan membawa anak gadis berusia empat tahun untuk mereka urus. "Aku tidak tahu Yoongi. Nama anak ini ada disurat yang ditulis ayah! Aku bahkan baru melihatnya saat seorang wanita tua membawanya kesini." Yoongi hanya bisa memijat dahinya frustasi, ia menatap anak itu dengan wajah berkerut nya, anak berusia empat tahun, seorang gadis, dam sepertinya terlihat cengeng. "Kau yakin?" "Aku harus yakin, bagaimanapun dia juga bagian dari kita."

More details
WpActionLinkContent Guidelines