Pulang Pergi

Pulang Pergi

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 12, 2022
Judul terinspirasi dari novel Tere Liye, tapi bukan berarti isinya bujang dan Maria yang mau menikah tapi gagal karena black widow. ----------------------------------- Thania yang tidak tau kemana ia harus pergi dan kemana ia harus pulang. Semuanya sirna dalam satu malam. Ayahnya, Ibunya. Mereka semua pergi dalam satu malam tanpa ada yang menduga bahwa itu akan terjadi. Namun, satu sosok yang Thania anggap pahlawan datang denga pertemuan yang tak terduga, di saat Thania ingin mengakhiri hidupnya, sosok penyelamat itu datang "LO KALO MAU MATI JANGAN DI SINI!! KASIAN SAKALANTAS NANTI!"
All Rights Reserved
#356
reyhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • As Possible
  • Unconditional Love
  • Raina Maramitha
  • Noda Masa Lalu (TAMAT)
  • Ivory Heart
  • I want to be the main character
  • Giona: Second Lead My Husband
  • Farmer's Wife (REPUBLISH)

Tepat di depan mata. Raiya seakan membeku disana, matanya nggak terlepas dari mobil yang baru saja terlempar tepat di depannya. Entah kenapa keadaan seolah semakin mendramatisir, hujan turun dengan derasnya sore itu, memadamkan api yang berasal dari ledakan mobil di depannya. Suara sirine ambulans saling bersautan dengan suara sirine mobil polisi, keadaan semakin kacau. Beruntung, yah Raiya bersyukur seseorang yang berada di dalam mobil itu sudah diselamatkan sebelum mobil meledak. Dan seketika itu pula, tubuh Raiya langsung limbung terjatuh begitu saja, isakan tangisnya semakin jelas terdengar meski di bawah guyuran hujan. Satu patah kata pun nggak bisa terucap, ingin sekali dia menghampirinya yang sudah berada di mobil ambulans, tapi kakinya masih saja membeku di tempat. Hanya sesak yang terasa. "Kak Chi-ko ...." "Dia nggak akan kenapa-kenapa! Ayo Ray, gue anter pulang sekarang!" ajak paksa seseorang yang sudah berdiri sejak tadi di belakang Raiya, tapi Raiya hanya bergeming. Seseorang itu samasekali nggak menduga kalau hal semacam ini akan terjadi. Liontin yang ada di genggamannya seketika terlepas begitu melihat mobil lamborgini hitam yang sangat dia kenal terlempar begitu saja di depan Raiya. Dia dekap Raiya ke pelukannya, menatap nanar ke mobil yang sudah nggak berwujud itu. Hanya satu yang ada di pikirannya saat itu, penyesalan. "Kak Chiko, itu Kak Chiko, nggak, nggak, itu bukan Kak Chiko, pasti itu bukan Kak Chiko, dia bukan Kak Chiko!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines