Arah Rasa Angin (END)

Arah Rasa Angin (END)

  • WpView
    Reads 1,210
  • WpVote
    Votes 150
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 26, 2024
Setelah memenangkan pertandingan Badminton. Arletha Febiola mendadak dikagumi oleh beberapa murid di SMA Gemilang. Namun, sejak dulu dihatinya hanya tersemat pada satu nama yaitu Lutfi seorang. Tapi hal lain terjadi ketika Lutfi ternyata menyimpan rasa pada sahabatnya. Akankah Letha masih menginginkan lelaki itu? Dua hati yang saling mengalah itu dipersatukan dalam wujud kenyamanan. Seperti burung yang selalu berpindah tempat tinggal, seperti itu mimpi bisa terbang kemanapun ia harapkan. Muda tidak banyak kegagalan melainkan perjalanan awal dari kesalahan, pelajaran dan pengalaman. "Gue tau ini bukan waktu yang tepat buat ungkapin semuanya, Tha. Tapi gue gak bisa nunda waktu lagi. Di museum saat itu, makna dari lukisan gue seperti arah rasa angin. Angin yang berarti gue dan arah mata angin itu perasaan gue. Perasaan gue yang selalu gue tunjukkan pas lagi sama lo, dia memang gak keliatan. Tapi gue yakin lo merasakan, sama kaya angin. Lo gak bisa lihat angin tapi bisa ngerasain kalau dia ada." Mary Anne Radmacher : Dengarkan kompas hatimu. Semua yang kamu butuhkan terletak di dalam dirimu. Note : sebelum baca, jangan lupa follow yah :)
All Rights Reserved
#751
impian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GOOD GIRL AND BAD GIRL
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • Angkasa
  • THAKSA (On Going)
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • Extraordinary Love {COMPLETE}✓
  • Leader Girl (END)
  • RAELA
  • IGNIS
  • ALSTARAN [END]

Jangan lupa follow sebelum membaca:')😘🎉 💜HAPPY READING💜 "Kamu pembunuh." Seru seorang wanita paruh baya pada seorang gadis yang berdiri di depan nya. "Kenapa, kenapa? Kamu bukan seperti dulu lagi, kenapa?" Tanya ia lagi sedangkan yang di tanya hanya diam, tak ada raut ketakutan di wajah nya, hanya ekspresi datar dan dingin yang ia pasang. "Kenapa ana?" Teriak wanita paruh baya tadi. "Aku bukan ana, tapi Vina." Ucap nya dingin. "Aku begini karena kau." Lanjut nya, sedangkan wanita paruh baya tadi hanya diam. "Karena kau penyebab ku seperti sekarang. Di masa lalu kau menuduh ku sebagai pembunuh bukan? Dan sekarang ku bukti kan, aku memang pembunuh." Bentak nya lagi, sedangkan orang yang mendengar nya memilih bungkam. ******** Ini menceritakan tentang kisah seorang gadis yang memilki masa lalu kelam. Masa dimana ia dan kedua kakak kembarnya di usir oleh keluarga kandung nya sendiri karena kesalahpahaman. Gadis yang dulu nya ceria, kini hilang tergantikan dengan gadis nya dingin, cuek. Tak ada lagi raut wajah dengan seulas senyuman di wajah nya, hanya ada wajah datar dengan tatapan tajam nya. Ia akan menampilkan kehangatan hanya kepada keluarga dan Sahabat nya saja, kecuali dari itu tidak akan pernah ia tunjukkan. HAPPY READING... Jangan lupa follow dan vote ya✨🤗❣️

More details
WpActionLinkContent Guidelines