Cendrawasih : Cahaya Dari Timur

Cendrawasih : Cahaya Dari Timur

  • WpView
    LECTURES 155
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Chapitres 21
WpMetadataReadContenu pour adultesTerminé sam., nov. 19, 2022
PAPUA adalah pulau besar di ujung timur Indonesia, penuh dengan keindahan dan kekayaan alam hingga dijuluki sebagai tanah surga. Namun meski dijuluki tanah surga, Papua tidak selalu damai. Kemunculan PENARA yang meneror warga, menculik para laki laki, membuat resah penduduk Papua, sampai akhirnya muncullah sosok pejuang perempuan yang dijuluki sebagai Cendrawasih. Teror PENARA selalu bisa ditaklukkan oleh Cendrawasih, namun PENARA masih belum runtuh, masih menjadi sebuah misteri tentang keberadaan dan dalang dibalik organisasi yang cukup besar yang terus mengusik kedamaian warga Papua. Ikuti terus kisah Cendrawasih yang akan terus tersambung dalam kisah kisah lain yang terjadi dalam semesta mawana. [ Cerita ini hanya fiktif, mohon maaf jika ada nama, tempat, organisasi, atau kejadian yang relate dengan cerita, semua itu hanya fiktif belaka dan keseluruhan cerita pure karangan saya sendiri. Mohon untuk meninggalkan komentar untuk kritik dan saran. Terima kasih ]
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • MAETALA : EKSPEDISI PEDAKSINA (Book Version)
  • NARENDRA, SPOILED HUSBAND (END)
  • (Book 1) Gadis Yang Terlempar Ke Bhumi Javacekwara (END)
  • ANGKASA
  • Maetala - Ekspedisi Pedaksina
  • Senior High School : Final Lesson - Survive or Die
  • [TERBIT] ARCHIPELAGOS 1 (Wizarding School in Nusantara)
  • ALea [end]
  • Ten Finger Tiger Punch
  • Di Tilang Mas Suami

Kita semua tahu, sebagian besar sejarah Majapahit bersumber dari Kakawin Negarakertagama. Tapi apakah kalian tahu jika tidak semua kisah Majapahit tertulis di dalamnya? Bagaimana bila ada sebuah lontar yang terlewat dan hingga sekarang belum disebar luaskan karena suatu hal? Itulah yang menjadi titik awal kisah kita. Sebuah lontar terlupakan yang ditemukan di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban tahun 1996. Lontar ini bercerita mengenai perjalanan armada Majapahit menuju samudra di selatan Jawadwipa. Lontar ini akan membawa kita masuk ke dalam dunia bernama Maetala yang dihuni bangsa gilitua dan namuria. Dari sana, kita akan mengetahui sejarah dunia dari sudut pandang yang berbeda. Kita akan diajak menjawab pertanyaan apakah raksasa itu ada, bagaimana bentuk peradaban manusia sebelum banjir bandang, mengapa bangunan awal peradaban manusia berbentuk seperti piramida, dan masih banyak pertanyaan yang dapat dijelaskan. Lontar ini juga akan menjelaskan mengapa Candi Sukuh di Karangayar, Jawa Tengah memiliki perbedaan dengan candi-candi lainnya di pulau jawa dan malah identik dengan bentuk piramida kebudayaan Meso-Amerika seperti Chichen Itza, Uxmal, Teotihuacan atau Palenque. Ini adalah buku pertama dari trilogi Maetala.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu