AKS 2 Indonesian Hustle

AKS 2 Indonesian Hustle

  • WpView
    Reads 478
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 5, 2022
Next season Ayam Kampus Story- Indonesian Hustle Menjabarkan kehidupan si pengasuh lady escort Citra Adira atau akrab di sapa Dira, dari kecil mengalami kejadian tragis kecelakaan yang merenggut orang tuanya, di lecehkan paman, di paksa menjadi pengemis dan tragedi-tragedi naas silih berganti mengubah gadis itu hampir tak berperasaan. Cerita ini sesuai judul Ayam Kampus Story masih menceritakan lingkup prostitusi di kalangan Pelajar dan Mahasiswa, mulai menjebak teman hingga teman jual teman. Juga mengusung tema Indonesian Hustle, yang juga menjabarkan hiruk pikuk perkotaan. Di kemas secara apik di Aks2. Stay tuned.
All Rights Reserved
#191
dira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tameng Gelar Sang Professor
  • Twilight's Love Puzzle
  • 2005 (Back To The Past) || kep1er & xikers [END]
  • Teman Lama (Empat)
  • Dosen, Selalu Benar [TAMAT] BELUM REVISI
  • High School Love Story [Short Story]✔️
  • Rindro (SELESAI)
  • DAKSA [END]
  • TRUE STALKER REBORN
  • Derita Istri Kedua Dosen

"Kami diajarkan untuk tunduk, bukan untuk berpikir. Lalu mereka menyebut itu pendidikan." Wino, anak supir truk dan pedagang sembako dari desa, memasuki kampus impiannya dengan harapan tinggi: menjadi peneliti, membangun masa depan, dan membalas jerih payah orang tuanya. Namun, kenyataan menghantamnya keras. Ia tidak menemukan ilmu, hanya slide. Ia tidak menemukan dosen, hanya pembaca PowerPoint. Ia tidak menemukan pembimbing, hanya pengejar jabatan. Melalui mata Wino, pembaca diajak menelusuri sisi gelap dunia akademik-dosen yang tidak tahu apa yang ia ajarkan, kampus yang berubah menjadi korporasi, dan budaya diam yang membuat mahasiswa tak lebih dari angka statistik. Ini bukan sekadar kisah kecewa. Ini adalah kisah perlawanan diam. Tentang seorang mahasiswa biasa yang memilih mencatat semua kebusukan, hingga akhirnya menuliskannya menjadi senjata. Karena ketika kebenaran tidak bisa diteriakkan, maka ia harus dituliskan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines