Stay?

Stay?

  • WpView
    Reads 524
  • WpVote
    Votes 308
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 25, 2023
Kisah tentang Tania dan Afzal di akhir masa biru putihnya.Cerita dari dua rasa yang sama dan berkahir dengan sebuah janji dari Afzal.Bukan berakhir lebih tepatnya bersambung karena mungkin masih ada lanjutannya.Kelanjutan dari semuanya tergantung dari dua pribadi yang bersangkutan.Tak ada yang namanya akhir tanpa awal kan?.Maka dari itu disinilah cerita awal sebelum akhir mengambang antara Tania dan Afzal. Selamat membaca>>>>> •••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••• "Aku harap kita hanya pisah jarak bukan hubungan.Kita temenan sampai akhir kan?" "Iya,aku harap juga begitu" •••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••• "Hm,bagaimana?" "Sempurna" ••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••• 🚫Dilarang keras plagiat!!!! ⚠️Cerita murni fiksi dari pemikiran saya jika ada nama yang sama mungkin ketidaksengajaan semata🙏
All Rights Reserved
#238
bxg
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ruang Biasa
  • Me and You | Revisi
  • Kita Pernah Berhenti (Completed)
  • Arsyilazka
  • What If [SUDAH TERBIT]
  • GENNA
  • Adore You || END
  • Fans Tapi Menikah [COMPLETE]
  • Nayyara

"Argh! Kayaknya susah banget damai sama cowok!". Akrab atau bahkan dekat dengan seorang laki-laki adalah hal yang jauh dari kehidupan seorang gadis bernama Afsana Safiyya Qanita. Memiliki teman laki-laki saja sudah syukur. Itu juga dengan sedikit rasa terpaksa karena akan menjadi teman seperjuangan dengan seragam putih biru yang akan dipakainya satu tahun lagi. Bukan yang pertama, akan tetapi dia laki-laki asing yang bisa sampai pada hadapannya dan meyakinkan akan baik-baik saja. Berusaha mengisi ruang yang mencari tuan. "Selagi lo mulai dengan niat yang baik, semua akan berjalan lancar dan indah." Perkataan itu hanya membuat Safiyya terdiam, hati dan pikirannya kalut. Bisakah rasa takut atas trauma karena luka dan solusi tidak tepat menjebak Safiyya seorang diri mengharuskan mengorbankan hal yang tidak mungkin? 🌵🌵🌵 Assallamu'alaikum Hai! Gimanaa nihhh sudah penasaran? Ya sudah daripada penasaran sendiri yuk ajak teman-teman dan saudara kalian buat baca cerita ini! Kita cari penyelesian dari kerumitan iniii Jangan lupa Voment yaaa! Untuk support agar selalu update! Selamat membaca. Terima kasih Regrads -syawalasri-

More details
WpActionLinkContent Guidelines