HARI KEMERDEKAAN

HARI KEMERDEKAAN

  • WpView
    LETTURE 62
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, ago 15, 2022
WpInfo
Narrativa
Azione e Thriller
Ini aku tulis hari ini, 15 agustus 2022. Sengaja aku tulis, karena merasa miris melihat kehidupan berbangsa kita. Banyak perselisihan dan kejahatan internal dalam negara. Baik korupsi, drama tembak menembak, ketidak adilan hukum dsb. B.... Apakah kita kira kemerdekaan itu mudah? Ketika ada penderitaan yang begitu pahit di mana-mana. Seorang ayah yang harus meninggalkan anak istrinya untuk kerja paksa Seorang pemuda yang harus dipaksa menjadi pembelot Seorang anak yang harus melihat orangtuanya mati tertembak Seorang nenek lumpuh yang tak bisa lari dari pembakaran desa Seorang ayah dah ibu yang harus melihat anak prempuannya diperkosa Seorang anak melihat ibunya tak punya harga diri dipaksa melayani nafsu birahi Seorang ibu hamil yang dipaksa mengungsi dan bersembunyi Seorang anak yang kelaparan sebab tak ada bahan makanan Darah, airmata, harga diri tak bernilai Sementara kita di sini yang menikmati justru sibuk bertengkar Mencari keuntungan pribadi kepentingan .....
Tutti i diritti riservati
#3
menyambut
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Aksara Tak Bertuan
  • Trouble Maker [END]
  • Abbiella[On Going]
  • VANCE ETERNO
  • E N I G M A
  • Senandung Angin (completed)
  • Detak Surat
  • Dear Imamku, Aliandra [✓]
  • DUA GARIS
  • ALINA

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! © 2026 by AuthorKhentut. All Rights Reserved.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti